
Di tengah upaya pemulihan pascabencana yang intens di Sumatera Barat, dapur lapangan TNI menunjukkan dedikasi tanpa henti, beroperasi tanpa mengenal lelah di berbagai titik terdampak. Lebih dari sekadar penyedia makanan, dapur umum ini menjadi tulang punggung logistik, memastikan kebutuhan gizi terpenuhi bagi ribuan masyarakat terdampak serta para prajurit TNI yang bahu-membahu memulihkan infrastruktur vital, termasuk jembatan yang rusak.
Tanggung jawab besar ini diemban oleh Bekangdam XX/Tanjungpura (TIB), satuan yang mengkoordinasikan seluruh operasional, mulai dari persiapan hingga distribusi makanan siap saji. Jangkauan distribusinya mencakup lokasi-lokasi paling terpencil dan terdampak, sekaligus memastikan pasokan makanan bagi personel TNI AD yang tak kenal lelah membangun kembali beragam jenis jembatan darurat, seperti jembatan Bailey, jembatan Armco, dan jembatan gantung, demi mengembalikan konektivitas wilayah.
Suasana di dapur umum sungguh mengharukan, dipenuhi semangat gotong royong dan kebersamaan yang terekam dalam berbagai pantauan. Prajurit TNI dan masyarakat setempat menyatu dalam satu tujuan, bahu-membahu menyiapkan ribuan porsi makanan. Dari mengaduk bumbu beraroma kuat, mencuci bersih dan memilah sayuran segar, mengupas kentang, menggoreng beragam jenis lauk, hingga membungkus nasi dan hidangan pendamping dalam jumlah besar, setiap tahapan dikerjakan dengan penuh dedikasi untuk segera didistribusikan.
Sebaran dapur lapangan ini menunjukkan skala operasi yang masif. Beberapa lokasi yang aktif beroperasi antara lain berada di Sungai Lasi (Kabupaten Solok), Durian Kilangan (Pasaman Barat), Batu Calong Durian Gagak (Nagari Aur Malintang), Muaro Busuak (Kabupaten Solok), serta sejumlah titik di Kabupaten Agam seperti Aia Taganang, Kubu Sarunai, Sungai Rangeh, Kampuang Bancah, Salimpuang, Kampuang Jambu, Kampuang Mahakarya (Pasaman Barat), hingga di kompleks SD Negeri 05 Kayu Pasak.
Pada pantauan Kamis (15/1) di beberapa titik, tampak unsur pemerintah dan prajurit TNI berkreasi di dapur, menyajikan aneka menu yang tak hanya mengenyangkan, tetapi juga lezat. Hidangan bervariasi mulai dari lauk berkuah santan yang gurih, ayam balado pedas, rendang nangka khas daerah, nasi goreng, mi, telur ceplok, hingga gorengan renyah. Kehadiran ibu-ibu masyarakat setempat yang turut serta membantu memasak semakin memperkuat gambaran sinergi luar biasa antara TNI dan warga, sebuah kebersamaan yang menjadi penopang utama di tengah krisis.
Di sisi lain, fokus pada pemulihan infrastruktur terus dikebut. Pembangunan dan perbaikan jembatan di Sumatera Barat menjadi prioritas, dengan sejumlah jembatan Bailey, Armco, dan jembatan gantung yang progresnya menunjukkan beragam tahapan penyelesaian. Beberapa di antaranya bahkan telah rampung 100% dan kembali membuka akses bagi kendaraan, sementara yang lain telah berfungsi namun masih dalam tahap penyempurnaan struktur dan penataan akses jalan.
Contoh nyata dari kemajuan ini adalah Jembatan Armco Sungai Rangeh di Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, yang telah tuntas dibangun dan kini menjadi urat nadi baru bagi mobilitas masyarakat. Sementara itu, Jembatan Armco Kampuang Jambu, di kecamatan yang sama, juga sudah beroperasi, meskipun pengerjaan finalisasi seperti alas jembatan, bronjong batu, dan penataan bantalan masih terus dikejar dengan bantuan alat berat.
Pengerjaan jembatan Bailey dan jembatan gantung di berbagai lokasi lainnya di Sumatera Barat juga terus berjalan intensif. Ini adalah wujud nyata komitmen TNI untuk mempercepat pemulihan akses transportasi, sebuah langkah krusial dalam mengembalikan roda perekonomian dan mendukung penuh aktivitas masyarakat pascabencana agar segera pulih.
Pada akhirnya, keberlanjutan operasional dapur umum ini adalah simbol kuat dari kehadiran negara melalui TNI. Peran mereka melampaui sekadar pembangunan fisik; ini adalah jaminan bahwa kebutuhan dasar, terutama pangan, bagi masyarakat terdampak senantiasa terpenuhi, menunjukkan kepedulian holistik dalam setiap fase penanganan bencana.
Untuk informasi lebih detail mengenai titik-titik layanan, berikut adalah daftar lengkap dapur umum TNI yang tersebar di wilayah Sumatera Barat:
- Dapur Lapangan Sungai Lasi, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok.
- Dapur Lapangan Durian Kilangan, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat.
- Dapur Lapangan Batu Calong Durian Gagak, Nagari Aur Malintang.
- Dapur Lapangan Muaro Busuak, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok.
- Dapur Lapangan Aia Taganang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.
- Dapur Lapangan Kubu Sarunai, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam.
- Dapur Lapangan Sungai Rangeh, Nagari Bayua, Kabupaten Agam.
- Dapur Lapangan Kampuang Bancah, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.
- Dapur Lapangan Salimpuang, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam.
- Dapur Lapangan Kampuang Jambu, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.
- Dapur Lapangan Kampuang Mahakarya, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat.
- Dapur Lapangan SD Negeri 05 Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.