Kualitas Udara Terburuk, Jakarta, Bandung, dan Tangsel Masuk Daftar Bahaya

Kualitas udara di sejumlah wilayah Indonesia berada dalam kondisi yang memprihatinkan pada Rabu pagi (29/4). Berdasarkan data terbaru dari situs pemantau kualitas udara IQAir pukul 07.05 WIB, tiga kota besar yakni Bandung, Tangerang Selatan, dan Jakarta mencatatkan polusi udara terburuk di tanah air dengan indeks kualitas udara (AQI) melampaui angka 150.

Advertisements

Kondisi ini menempatkan ketiga kota tersebut ke dalam kategori tidak sehat. Tingginya tingkat polutan ini tidak hanya mengancam kesehatan masyarakat secara umum, tetapi juga memberikan dampak yang lebih serius bagi kelompok sensitif. Anak-anak, lansia, wanita hamil, serta individu dengan riwayat penyakit jantung dan paru-paru merupakan kelompok yang paling rentan terhadap efek buruk polusi udara ini.

Pihak IQAir menjelaskan bahwa ketika kualitas udara mencapai tingkat tidak sehat, risiko kesehatan bagi masyarakat luas mulai meningkat. Oleh karena itu, masyarakat sangat disarankan untuk mengurangi durasi aktivitas di luar ruangan. Selaras dengan peringatan tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) turut mengimbau warga agar tetap menggunakan masker, terutama saat berada di area dengan tingkat pencemaran udara yang pekat.

Baca juga:

  • Utak-atik Bisnis BIPI: Divestasi Aset, Beralih ke Data Center hingga Geothermal
  • IHSG Hari Ini Masih Rawan Koreksi, Analis Rekomendasikan Saham GJTL, ELSA, MBMA
  • Indeks Wall Street Melemah Tertekan Perlambatan Kinerja OpenAI
Advertisements

Berikut adalah rincian lima kota di Indonesia dengan tingkat polusi udara tertinggi pada pagi ini:

  1. Bandung, Jawa Barat: Indeks AQI 178 (Kategori Tidak Sehat).
  2. Tangerang Selatan, Banten: Indeks AQI 176 (Kategori Tidak Sehat).
  3. Jakarta: Indeks AQI 170 (Kategori Tidak Sehat).
  4. Bekasi, Jawa Barat: Indeks AQI 134 (Kategori Tidak Sehat bagi Kelompok Sensitif).
  5. Medan, Sumatera Utara: Indeks AQI 134 (Kategori Tidak Sehat bagi Kelompok Sensitif).

Tidak hanya mendominasi di level nasional, Jakarta juga masuk dalam jajaran kota besar dengan polusi udara terburuk di dunia. Dalam daftar global, Jakarta menempati posisi ketiga, sejajar dengan Baghdad dalam hal tingkat polutan pagi ini. Berikut adalah daftar kota besar dunia dengan kualitas udara terburuk:

  1. Kuwait City, Kuwait: Indeks AQI 311 (Kategori Berbahaya).
  2. Baghdad, Irak: Indeks AQI 170 (Kategori Tidak Sehat).
  3. Jakarta, Indonesia: Indeks AQI 170 (Kategori Tidak Sehat).
  4. Dhaka, Bangladesh: Indeks AQI 163 (Kategori Tidak Sehat).
  5. Phnom Penh, Kamboja: Indeks AQI 132 (Kategori Tidak Sehat bagi Kelompok Sensitif).

Di sisi lain, beberapa kota besar dunia justru menikmati kualitas udara yang sangat bersih. Detroit di Amerika Serikat memimpin dengan indeks AQI hanya 14, disusul oleh Auckland (Selandia Baru), Munich (Jerman), Stockholm (Swedia), dan Budapest (Hungaria) yang semuanya mencatatkan poin AQI 17, yang masuk dalam kategori baik.

Untuk skala nasional, Palangka Raya di Kalimantan Tengah menjadi wilayah dengan udara paling segar pagi ini dengan poin AQI 23 (Kategori Baik). Sementara itu, Semarang di Jawa Tengah dan Surabaya di Jawa Timur menyusul dengan indeks masing-masing 56 dan 58, yang diklasifikasikan dalam kategori sedang.

Sebagai informasi, Indeks Kualitas Udara (AQI) diukur berdasarkan konsentrasi enam polutan utama, yakni PM2.5, PM10, karbon monoksida (CO), sulfur dioksida (SO2), nitrogen dioksida (NO2), dan ozon permukaan tanah. Angka AQI akhir ditentukan oleh jenis polutan yang memiliki risiko paling tinggi pada waktu tertentu.

Skala AQI berkisar dari 0 hingga 500, yang terbagi dalam enam kategori kesehatan:

  • 0-50 (Baik): Udara bersih dan tidak berisiko.
  • 51-100 (Sedang): Kualitas udara yang dapat diterima.
  • 101-150 (Tidak Sehat bagi Kelompok Sensitif): Berisiko bagi orang yang memiliki masalah kesehatan tertentu.
  • 151-200 (Tidak Sehat): Masyarakat umum dapat mulai merasakan efek kesehatan.
  • 201-299 (Sangat Tidak Sehat): Dampak kesehatan yang lebih serius bagi populasi yang terpapar.
  • 300-500 (Berbahaya): Kondisi darurat kesehatan bagi seluruh populasi manusia.

Ringkasan

Kualitas udara di Bandung, Tangerang Selatan, dan Jakarta tercatat dalam kategori tidak sehat pada Rabu (29/4) dengan indeks kualitas udara (AQI) melampaui angka 150. Kondisi ini menempatkan Jakarta sebagai salah satu kota dengan polusi terburuk di dunia, yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan.

Menanggapi kondisi polusi tersebut, pihak IQAir dan BMKG mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan serta tetap menggunakan masker saat berada di area dengan polusi pekat. Indeks Kualitas Udara sendiri ditentukan berdasarkan konsentrasi enam polutan utama, di mana angka AQI di atas 150 mengindikasikan tingkat risiko kesehatan yang perlu diwaspadai oleh masyarakat luas.

Advertisements