IHSG Menguat Tipis, Rupiah Melemah Tembus Rp17.322 per Dolar AS

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup sesi pertama perdagangan Rabu (29/4) dengan catatan positif di zona hijau. Merujuk pada data Stockbit, indeks domestik menunjukkan ketahanan yang cukup kuat dengan tetap bertahan di atas level psikologis 7.000.

Advertisements

Hingga penutupan sesi I, IHSG tercatat menguat tipis sebesar 8,24 poin atau 0,12 persen, menempatkan indeks di posisi 7.080,632. Aktivitas pasar terpantau cukup dinamis dengan total nilai transaksi mencapai Rp 8,41 triliun, yang melibatkan volume perdagangan sebanyak 26,89 miliar saham dengan frekuensi transaksi mencapai 1,47 juta kali. Di sisi lain, pergerakan mata uang rupiah terpantau mengalami tekanan dengan pelemahan sebesar 79,50 poin atau 0,46 persen, sehingga berada di level Rp 17.322 per dolar AS.

Daftar Saham Unggulan (Top Gainers dan Losers)

Sentimen pasar hari ini diwarnai oleh aksi beli yang signifikan pada beberapa saham. Berikut adalah jajaran top gainers yang memimpin penguatan:

  • INOV (Inocycle Technology Group) naik 38 poin (30,65%) ke level 162
  • TOOL (Rohartindo Nusantara Luas) naik 20 poin (28,57%) ke level 90
  • GDST (Gunawan Dianjaya Steel) naik 28 poin (27,18%) ke level 131
  • KONI (Perdana Bangun Pusaka) naik 590 poin (24,89%) ke level 2.960
  • BLUE (Berkah Prima Perkasa) naik 830 poin (24,78%) ke level 4.180
Advertisements

Sementara itu, tekanan jual terjadi pada saham-saham berikut yang masuk dalam jajaran top losers:

  • LUCK (Sentral Mitra Informatika) turun 21 poin (14,89%) ke level 120
  • LMPI (Langgeng Makmur Industri) turun 30 poin (14,85%) ke level 172
  • DEFI (Danasupra Erapacific) turun 24 poin (12,31%) ke level 171
  • KJEN (Krida Jaringan Nusantara) turun 20 poin (12,20%) ke level 144
  • PNGO (Pinago Utama) turun 330 poin (9,22%) ke level 3.250

Aktivitas Perdagangan Berdasarkan Nilai dan Volume

Investor masih menunjukkan minat yang besar terhadap saham-saham berkapitalisasi pasar besar (big caps). Berikut adalah emiten dengan top value (nilai transaksi tertinggi):

  • BBCA (Bank Central Asia) dengan nilai transaksi Rp522,80 miliar
  • BMRI (Bank Mandiri (Persero)) dengan nilai transaksi Rp479,26 miliar
  • BBRI (Bank Rakyat Indonesia (Persero)) dengan nilai transaksi Rp365,84 miliar
  • GOTO (GoTo Gojek Tokopedia) dengan nilai transaksi Rp360,00 miliar
  • BUMI (Bumi Resources) dengan nilai transaksi Rp300,45 miliar

Selanjutnya, untuk kategori top volume (jumlah saham yang diperdagangkan paling banyak), berikut adalah daftar emitennya:

  • GOTO (GoTo Gojek Tokopedia) dengan 63,80 juta lembar saham
  • ESIP (Sinergi Inti Plastindo) dengan 13,77 juta lembar saham
  • BUMI (Bumi Resources) dengan 12,99 juta lembar saham
  • PPRE (PP Presisi) dengan 12,30 juta lembar saham
  • LAPD (Leyand International) dengan 9,39 juta lembar saham

Pergerakan Bursa Asia

Kinerja bursa saham di kawasan Asia siang ini cenderung bergerak bervariasi. Berdasarkan data dari Stockbit dan Yahoo Finance, berikut adalah gambaran pergerakan bursa regional:

  • Indeks Nikkei 225 (Jepang) terkoreksi 1,02% ke level 59.917,46
  • Indeks Hang Seng (Hong Kong) menguat 1,28% ke level 26.010,62
  • Indeks SSE Composite (China) naik 0,40% ke level 4.094,80
  • Indeks Straits Times (Singapura) melemah 0,54% ke level 4.861,44

Ringkasan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup sesi pertama perdagangan Rabu (29/4) di zona hijau dengan penguatan tipis sebesar 0,12 persen ke posisi 7.080,63. Meskipun pasar menunjukkan ketahanan dengan total nilai transaksi mencapai Rp8,41 triliun, pergerakan mata uang rupiah justru tertekan dan melemah sebesar 0,46 persen ke level Rp17.322 per dolar AS.

Aktivitas perdagangan didominasi oleh minat investor pada saham-saham berkapitalisasi besar seperti BBCA, BMRI, dan BBRI. Sementara itu, kinerja bursa regional Asia cenderung bervariasi dengan adanya penguatan pada indeks Hang Seng dan SSE Composite, namun terjadi koreksi pada indeks Nikkei 225 serta Straits Times.

Advertisements