KRL rute Cikarang akan dibuka kembali siang ini

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyatakan bahwa layanan KRL Commuter Line rute Cikarang yang melintasi Stasiun Bekasi Timur dijadwalkan kembali beroperasi pada hari ini. Keputusan pembukaan tersebut dilakukan dengan tetap mengedepankan aspek teknis dan keselamatan penumpang.

Advertisements

Dudy menegaskan bahwa operasional kembali jalur ini sangat bergantung pada izin dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). “Jika sudah ada clearance dari KNKT, siang ini kami akan membuka layanan KRL Jabodetabek dari Cikarang dan Bekasi Timur,” ujar Dudy saat konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4).

Sebelumnya, layanan KRL di jalur tersebut sempat dihentikan sementara menyusul insiden kecelakaan yang melibatkan sebuah taksi daring dengan kereta api Argo Bromo Anggrek pada Senin malam (27/4). Saat ini, pihak pemerintah bersama PT KAI tengah melakukan persiapan intensif, mulai dari uji coba rel hingga sistem persinyalan, guna memastikan Stasiun Bekasi Timur siap kembali melayani masyarakat.

Baca juga:

  • 8 Perjalanan Kereta Api dari Jakarta Dibatalkan Rabu Ini Usai Insiden di Bekasi
  • [Foto] Tabrakan KRL dan Kereta Api Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur
  • Media Internasional Ramai Beritakan Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Advertisements

Dalam proses pemulihan operasional, keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Dudy menekankan bahwa pemerintah tidak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan. Hingga saat ini, KNKT masih terus melakukan pengujian terhadap sinyal listrik di stasiun tersebut, meskipun sebenarnya Stasiun Bekasi Timur sudah dapat dilalui oleh Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) dengan batasan kecepatan tertentu.

Senada dengan Menteri Perhubungan, Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, memastikan bahwa setelah izin resmi diterbitkan, frekuensi perjalanan KRL di jalur Cikarang akan langsung kembali normal. Ia menegaskan bahwa PT KAI memegang prinsip nol toleransi terhadap pelanggaran standar keamanan.

“Kami perlu menegaskan juga keselamatan adalah prioritas utama kami. Kami tidak ada toleransi sama sekalipun untuk melanggar atau menurunkan tingkat keselamatan dari para pelanggan pengguna jasa dari PT Kereta Api Indonesia,” tutur Bobby dalam kesempatan yang sama.

Proses pembersihan di lokasi kejadian pun telah dilakukan secara maksimal. Seluruh rangkaian gerbong KRL yang terlibat kecelakaan sudah berhasil dievakuasi pada Selasa siang, menyusul evakuasi lokomotif Kereta Api Jarak Jauh yang telah ditarik lebih awal dari titik insiden.

Ringkasan

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyatakan bahwa operasional KRL Commuter Line rute Cikarang yang melewati Stasiun Bekasi Timur akan dibuka kembali hari ini. Keputusan tersebut bergantung pada izin resmi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) setelah sebelumnya sempat dihentikan akibat insiden kecelakaan kereta api.

Pihak pemerintah dan PT KAI memastikan bahwa aspek keselamatan penumpang menjadi prioritas utama sebelum layanan kembali dibuka. Saat ini, persiapan teknis seperti uji coba sistem persinyalan terus dilakukan, dan PT KAI berkomitmen untuk segera menormalkan frekuensi perjalanan KRL setelah izin operasional diterbitkan.

Advertisements