Gempa M 4,6 Guncang Sukabumi, Getaran Terasa hingga Cianjur dan Ciwidey

Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,6 pada Minggu (17/5) malam pukul 22.15 WIB. Getaran gempa tersebut terasa cukup luas, meliputi wilayah Ciwidey, Palabuhan Ratu, hingga Cianjur.

Advertisements

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa pusat gempa atau episenter berada pada koordinat 7.53 LS dan 106.72 BT. Lokasi tersebut berada di laut dengan jarak 63 km tenggara Kabupaten Sukabumi pada kedalaman 25 km.

Berdasarkan data resmi BMKG, dampak gempa dirasakan dengan intensitas yang bervariasi. Wilayah Palabuhan Ratu, Cisolok, Cibadak, Cisaat, Cidahu, Cicantayan, Nagrak, Ciwidey, Nyalindung, Lengkong, Parungkuda, Caringin, Kota Sukabumi, serta Cianjur merasakan guncangan dengan Skala Intensitas II MMI. Pada skala ini, getaran dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Sementara itu, guncangan yang lebih kuat terjadi di wilayah Cidolog, Cidadap, Pabuaran, Surade, Ciracap, Ciemas, dan Jampang Kulon dengan Skala Intensitas III MMI. Intensitas ini menandakan getaran terasa nyata di dalam rumah, menyerupai getaran saat truk berlalu.

Advertisements

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Meski demikian, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi gempa susulan.

Fenomena geologi di wilayah ini berlanjut pada Senin (18/5) pukul 04.00 WIB. BMKG Bandung mencatat adanya gempa susulan dengan magnitudo 3. Episenter gempa kedua ini berada di koordinat 7.84 LS dan 106.96 BT, berlokasi di laut pada jarak 103 km tenggara Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman 24 km.

Daftar Aktivitas Gempa di Berbagai Wilayah Indonesia

Selain di Sukabumi, akun resmi X @Infobmkg juga mencatat sejumlah aktivitas gempa bumi di berbagai wilayah Indonesia pada hari yang sama, Senin (18/5):

  • Papua: Magnitudo 5,2 pukul 05.58 WIB, berpusat di 815 km tenggara Bovendigoel (kedalaman 40 km).
  • Papua: Magnitudo 4,2 pukul 05.34 WIB, berpusat di 25 km barat daya Pegunungan Bintang (kedalaman 10 km).
  • Papua: Magnitudo 3,4 pukul 05.38 WIB, berpusat di 88 km timur laut Mamberamo Tengah (kedalaman 15 km).
  • Sulawesi Utara: Magnitudo 3,4 pukul 06.48 WIB, berpusat di 121 km tenggara Bitung (kedalaman 10 km).
  • Maluku Utara: Magnitudo 3 pukul 05.08 WIB, berpusat di 94 km timur laut Halmahera Timur (kedalaman 107 km).
  • Maluku Utara: Magnitudo 3 pukul 06.56 WIB, berpusat di 126 km barat laut Jailolo (kedalaman 10 km).
  • Maluku Utara: Magnitudo 2,9 pukul 05.08 WIB, berpusat di 78 km barat laut Daruba (kedalaman 147 km).
  • Maluku Utara: Magnitudo 2,5 pukul 04.54 WIB, berpusat di 72 km barat laut Jailolo (kedalaman 63 km).
  • NTB: Magnitudo 2,5 pukul 05.42 WIB, berpusat di 89 km tenggara Sumbawa Barat (kedalaman 40 km).
  • Lampung: Magnitudo 2,5 pukul 00.10 WIB, berpusat di 56 km barat daya Pesisir Barat (kedalaman 27 km).
  • Gorontalo: Magnitudo 2,3 pukul 05.34 WIB, berpusat di 30 km timur laut Pohuwato (kedalaman 154 km).
  • NTT: Magnitudo 2,2 pukul 06.27 WIB, berpusat di 45 km barat laut Tambolaka (kedalaman 53 km).

Pihak BMKG menegaskan bahwa informasi ini disampaikan dengan mengutamakan kecepatan. Oleh karena itu, hasil pengolahan data masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring dengan kelengkapan data yang lebih akurat.

Ringkasan

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,6 mengguncang Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (17/5) pukul 22.15 WIB. Berpusat di laut pada kedalaman 25 km, guncangan gempa terasa luas hingga ke wilayah Cianjur dan Ciwidey dengan skala intensitas bervariasi antara II hingga III MMI. Hingga saat ini, tidak ditemukan adanya laporan terkait kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

Pasca-gempa utama, BMKG mencatat terjadinya gempa susulan berkekuatan magnitudo 3 pada Senin (18/5) dini hari. Selain di Sukabumi, BMKG juga melaporkan serangkaian aktivitas gempa bumi dengan magnitudo bervariasi yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, seperti Papua, Sulawesi Utara, Maluku Utara, hingga Lampung. Masyarakat tetap diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi gempa susulan dan mengikuti informasi resmi dari BMKG.

Advertisements