Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi perdagangan Kamis (22/1) dengan catatan merah, terpangkas 0,20% atau setara dengan 18,15 poin, dan stabil di level 8.992. Penurunan ini secara signifikan menyeret harga saham sejumlah emiten konglomerasi yang turut anjlok, menjadi sorotan utama di pasar modal.
Beberapa saham milik konglomerat raksasa terpukul paling dalam. Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), bagian dari Grup Bakrie, anjlok tajam 9,84% atau 38 poin, mencapai level Rp 348. Senada, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) juga mengalami koreksi signifikan, jatuh 9,52% atau 70 poin menjadi Rp 665. Tak ketinggalan, emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Petrosea Tbk (PTRO), mencatat penurunan paling drastis dengan terkoreksi 12,93% atau 1.600 poin, hingga ditutup pada level Rp 10.775.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang hari menunjukkan aktivitas yang cukup tinggi namun didominasi sentimen negatif. Volume transaksi mencapai 71,80 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 4,07 juta kali. Sementara itu, kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 16.391 triliun, dengan total nilai transaksi yang mencapai Rp 37,51 triliun. Meskipun 345 saham berhasil menguat, sebanyak 331 saham harus terkoreksi, dan 128 saham tetap stagnan.
Kondisi pasar yang memerah ini tercermin dari enam dari sepuluh sektor di BEI yang parkir di zona negatif. Sektor energi menjadi yang paling terpukul, mengalami penurunan kolektif sebesar 1,86%, menandai tekanan besar pada komoditas dan industri terkait.
Baca juga:
- Purbaya: Saya Punya Akses ke Rekening Semua Pejabat Kemenkeu
- Pertamina Salurkan Hibah Teknologi Tepat Guna untuk 100 UMK Program UMK Academy
- Bahlil: Indonesia Akan Setop Impor Avtur di 2027
Gelombang koreksi tidak hanya menyapu bersih saham-saham Grup Bakrie dan Prajogo Pangestu, tetapi juga meluas ke emiten “konglo” lainnya. Dua perusahaan milik Happy Hapsoro, yaitu PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) dan PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), masing-masing mengalami penurunan 4,33% dan 3,57%, menggarisbawahi tekanan pasar yang bersifat menyeluruh pada hari ini.
Meskipun demikian, beberapa saham mencatat nilai perdagangan tertinggi. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi yang paling banyak ditransaksikan dengan nilai Rp 4,12 triliun, menunjukkan minat investor yang tinggi meski harganya anjlok. Disusul oleh PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai transaksi Rp 2,05 triliun dan PT Petrosea Tbk (PTRO) sebesar Rp 1,50 triliun, membuktikan bahwa saham-saham berkapitalisasi besar masih menjadi primadona di tengah fluktuasi pasar.
Daftar top gainers hari ini:
- PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) naik 30,61% ke level Rp 128
- PT Astra Graphia Tbk (ASGR) naik 24,71% ke level Rp 1.590
- PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) naik 24,43% ke level Rp 815
Daftar top losers hari ini:
- PT Petrosea Tbk (PTRO) turun 12,93% ke level Rp 10.775
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) turun 9,84% ke level Rp 348
- PT Darma Henwa Tbk (DEWA) turun 9,52% ke level Rp 665