Kupon ORI029 hingga 5,8%, ini bank yang beri bunga deposito lebih tinggi

Pemerintah kembali mengundang masyarakat untuk berinvestasi melalui penawaran Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI029. Instrumen investasi ini hadir dengan kupon tetap menarik hingga 5,8% per tahun, yang mulai dapat dibeli oleh publik pada Senin (26/1). Tawaran kupon ORI ini terbilang kompetitif, bahkan lebih tinggi dibandingkan rata-rata bunga deposito perbankan konvensional yang saat ini berada di kisaran 4-5%.

Advertisements

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) per Oktober 2025 menunjukkan bahwa rata-rata bunga deposito memang bervariasi tergantung tenornya. Untuk tenor satu bulan, rata-rata bunga deposito tercatat sebesar 4,28%, tenor 3 bulan sebesar 4,98%, tenor 6 bulan mencapai 5,15%, tenor 12 bulan di angka 4,82%, dan tenor 24 bulan sebesar 4,65%. Kondisi pasar semakin kontras mengingat bank-bank besar, termasuk bank BUMN dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA), umumnya hanya menawarkan bunga deposito di rentang 2-3%.

Namun, dalam persaingan pasar keuangan yang dinamis, sejumlah bank, khususnya bank digital, tampil menonjol dengan tawaran bunga deposito yang agresif. Mereka bahkan mampu melampaui tingkat kupon yang ditawarkan ORI029, menghadirkan alternatif menarik bagi para pencari imbal hasil tinggi. Berikut adalah daftar bank digital yang menawarkan bunga deposito di atas kupon ORI029:

  1. Bunga Deposito Superbank hingga 7,5%

    Superbank menawarkan bunga deposito yang sangat menarik, mencapai 7,5% per tahun. Bunga tertinggi ini dapat dinikmati oleh nasabah dengan simpanan mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 1 miliar, untuk jangka waktu (tenor) satu bulan hingga 12 bulan. Selain itu, Superbank juga menyediakan pilihan deposito dengan tenor yang lebih pendek, yaitu 7 hari dan 14 hari, dengan tawaran bunga 6% untuk nominal simpanan yang sama.

    Bagi nasabah dengan simpanan di atas Rp 1 miliar, Superbank memberikan bunga deposito sebesar 6% untuk tenor 7 hari dan 14 hari, serta 6,5% untuk tenor satu bulan hingga 12 bulan.

  2. Bunga Deposito Bank Neo Commerce hingga 7,5%

    Bank Neo Commerce juga bersaing ketat dengan tawaran bunga deposito hingga 7,5% per tahun. Bunga optimal ini diberikan kepada nasabah yang menempatkan simpanan mulai Rp 100 ribu dengan tenor 12 bulan. Untuk tenor 6 bulan, nasabah akan mendapatkan bunga 7%, sementara tenor 3 bulan sebesar 6,5%, tenor 1 bulan 6%, dan tenor 7 hari 5,5%.

  3. Bunga Deposito Bank Amar hingga 9%

    Bank Amar mencuri perhatian dengan penawaran bunga deposito yang fantastis, mencapai 9% per tahun. Namun, bunga tertinggi ini berlaku untuk simpanan dengan tenor yang lebih panjang, yakni 36 bulan. Untuk tenor jangka pendek, seperti 1 bulan, Bank Amar menawarkan bunga deposito sebesar 5,75%. Nasabah dapat mulai menempatkan dana pada produk deposito Bank Amar dengan simpanan minimum Rp 100 ribu.

  4. Bunga Deposito Allo Bank hingga 7,5%

    Allo Bank, bank digital milik CT Corp, turut meramaikan pasar dengan bunga deposito hingga 7,5% per tahun, meskipun dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Secara standar, Allo Bank memberikan suku bunga deposito sebesar 5,5% per tahun untuk semua jenis tenor (mulai 1 bulan hingga 12 bulan) dengan simpanan minimal Rp 1 juta.

    Namun, nasabah berkesempatan mendapatkan tambahan suku bunga 1% sebagai promosi untuk setiap deposito pertama. Ada juga promo tambahan bunga 1% yang bisa didapatkan pada periode Rabu Serbu.

  5. Bunga Deposito Bank Jago hingga 6%

    Bank Jago menawarkan bunga deposito maksimal sebesar 6%. Bunga ini berlaku untuk nasabah dengan simpanan minimal Rp 1 miliar dan tenor 1 bulan atau 3 bulan. Sementara itu, untuk simpanan dengan nominal yang sama namun tenor 6 bulan dan 12 bulan, nasabah akan memperoleh bunga deposito sebesar 5,75%.

    Nasabah dapat memulai simpanan pada produk deposito Bank Jago mulai dari Rp 1 juta. Untuk simpanan di bawah Rp 1 juta hingga di bawah Rp 100 juta, suku bunga yang diberikan adalah 5% untuk tenor 1 bulan dan 5,25% untuk tenor 3-12 bulan. Apabila nominal simpanan berada di rentang Rp 100 juta hingga di bawah Rp 1 miliar, suku bunga yang ditawarkan untuk tenor 1-12 bulan adalah 5,5%.

Perbedaan Pajak Bunga Deposito dan ORI

Advertisements

Meskipun tawaran bunga deposito dari beberapa bank digital tampak menggiurkan dengan angka yang lebih tinggi, penting untuk memahami perbedaan perlakuan pajak antara bunga deposito dan imbal hasil obligasi. Pajak Penghasilan (PPh) atas bunga deposito ditetapkan sebesar 20%, jauh lebih tinggi dibandingkan PPh atas obligasi, termasuk ORI, yang hanya sebesar 10%. Perbedaan ini dapat secara signifikan memengaruhi keuntungan bersih yang akan diterima investor.

Simulasi Keuntungan Deposito vs. ORI

Mari kita simulasikan potensi keuntungan yang diperoleh dari deposito dan ORI dengan modal investasi yang sama, yaitu Rp 10 juta, untuk melihat dampak perbedaan bunga dan pajak:

  • Skenario Deposito 7,5%: Jika nasabah menempatkan Rp 10 juta di deposito dengan bunga 7,5% per tahun, bunga kotor yang diperoleh adalah Rp 750.000. Setelah dipotong pajak 20%, bunga bersih yang diterima nasabah adalah Rp 600.000.
  • Skenario Deposito 6%: Untuk deposito dengan bunga 6% per tahun, bunga kotor dari Rp 10 juta adalah Rp 600.000. Setelah dipotong pajak 20%, bunga bersih yang akan diterima nasabah adalah Rp 480.000.
  • Skenario ORI029 5,8%: Jika investor menempatkan Rp 10 juta pada ORI029 dengan kupon 5,8% per tahun, imbal hasil kotor yang diperoleh adalah Rp 580.000. Setelah dipotong pajak 10%, imbal hasil bersih yang diterima adalah Rp 464.000.

Dari simulasi ini, terlihat bahwa perbedaan persentase pajak memiliki peran krusial dalam menentukan keuntungan bersih investasi, yang menjadi pertimbangan utama bagi para investor dalam memilih instrumen keuangan.

Advertisements