10 Juta Turis Asing Serbu Indonesia: Malaysia, Cina, Australia Nomor 1!

Indonesia menunjukkan geliat positif dalam sektor pariwisata, tercermin dari jumlah wisatawan mancanegara yang mencapai 10,03 juta kunjungan sepanjang Januari hingga Agustus. Angka ini memicu optimisme Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bahwa target ambisius 14,5 juta hingga 15 juta kunjungan hingga akhir tahun ini dapat terpenuhi.

Advertisements

Tidak hanya kunjungan dari luar negeri, pariwisata domestik juga mengalami peningkatan signifikan. Tercatat, kunjungan wisatawan dalam negeri melonjak 19,71% secara tahunan (year on year/yoy), mencapai 807,55 juta perjalanan. Tiga provinsi besar, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, secara kolektif menyumbang 47% dari total pergerakan wisatawan domestik ini.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa empat negara penyumbang terbesar wisatawan asing ke Indonesia—Malaysia, Singapura, Cina, dan Australia—telah mencapai 4,68 juta kunjungan. Angka ini merepresentasikan kontribusi sebesar 46,66% dari keseluruhan jumlah wisatawan mancanegara yang datang. Selain itu, berdasarkan pertumbuhan, kunjungan wisatawan dari Malaysia, Jepang, Cina, dan Korea Selatan menjadi yang paling menonjol. Rincian peningkatan kunjungan dari negara-negara tersebut adalah sebagai berikut:

  • Malaysia: melonjak 15% menjadi 1,68 juta kunjungan
  • Cina: tumbuh 10,18% menjadi 905.002 kunjungan
  • Korea Selatan: naik hampir 18% menjadi 331.488 kunjungan
  • Jepang: meningkat 13,38% menjadi 246.295 kunjungan

Melihat tren positif ini, Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menyatakan bahwa situasi pariwisata Indonesia saat ini merupakan sebuah kebangkitan. “Pertumbuhan ini adalah peluang besar,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari Antara, saat menghadiri acara Wisuda Poltekpar Makassar pada 20 September lalu di Makassar.

Advertisements

Lebih lanjut, Widiyanti menekankan bahwa visi pariwisata masa depan tidak hanya terpaku pada angka kunjungan. Fokus utamanya adalah menghadirkan pengalaman berkualitas bagi wisatawan, sekaligus menjaga kelestarian alam dan budaya, serta memastikan bahwa manfaat ekonomi dari sektor ini benar-benar kembali kepada masyarakat lokal. Oleh karena itu, di tengah dinamika perkembangan sektor ini, kebutuhan akan Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata yang unggul, adaptif, dan memiliki daya saing global menjadi semakin krusial untuk keberlanjutan dan kemajuan Indonesia sebagai destinasi wisata unggulan.

Ringkasan

Sektor pariwisata Indonesia menunjukkan pertumbuhan positif dengan 10,03 juta kunjungan wisatawan mancanegara dari Januari hingga Agustus. Kementerian Pariwisata optimis target 14,5-15 juta kunjungan di akhir tahun dapat tercapai. Pariwisata domestik juga mengalami peningkatan signifikan, mencapai 807,55 juta perjalanan, dengan kontribusi terbesar dari Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Empat negara penyumbang wisatawan asing terbesar adalah Malaysia, Singapura, Cina, dan Australia, mencapai 4,68 juta kunjungan atau 46,66% dari total. Malaysia mencatat lonjakan 15% menjadi 1,68 juta kunjungan, sementara Cina tumbuh 10,18% menjadi 905.002 kunjungan. Menteri Pariwisata menekankan pentingnya pengalaman berkualitas bagi wisatawan, kelestarian alam dan budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal.

Advertisements