IHSG Kinclong Sepekan: Saham FILM, MORA, TLKM Jadi Penentu?

Babaumma – , JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menorehkan kinerja yang gemilang pada perdagangan pekan ini, periode 1-5 Desember 2025. Penguatan signifikan ini didorong oleh aksi sejumlah saham unggulan, di antaranya PT MD Entertainment Tbk. (FILM) dan PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM), yang bertindak sebagai penopang utama indeks.

Advertisements

Berdasarkan data resmi dari Bursa Efek Indonesia (BEI), aktivitas perdagangan saham sepanjang pekan ini mayoritas ditutup di zona positif. Sentimen pasar yang menguat tercermin dari berbagai indikator penting.

Kautsar Primadi Nurahmad, Sekretaris Perusahaan BEI, dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (5/12/2025), mengungkapkan bahwa “Peningkatan tertinggi tercatat pada rata-rata frekuensi transaksi harian, yang melonjak sebesar 2,13% menjadi 2,66 juta kali transaksi, dari 2,61 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.” Ini menunjukkan aktivitas investor yang semakin dinamis di pasar.

: IPO Superbank (SUPA) dan RLCO Siap Dongkrak IHSG Akhir 2025

Advertisements

Dalam rentang waktu tersebut, IHSG berhasil menguat sebesar 1,46%, menutup pekan pada level 8.632,76. Angka ini lebih tinggi dibandingkan posisi pekan lalu yang berada di level 8.508,70, menandakan tren kenaikan yang solid.

Tidak hanya indeks, kapitalisasi pasar BEI juga mengalami pertumbuhan impresif. Nilainya meningkat sebesar 1,39%, mencapai Rp15.844 triliun dari Rp15.626 triliun pada pekan sebelumnya. Kenaikan kapitalisasi pasar ini mengindikasikan bertambahnya nilai keseluruhan pasar saham Indonesia, mencerminkan kepercayaan investor.

Meskipun demikian, terdapat beberapa perubahan pada metrik transaksi harian. Rata-rata volume transaksi harian Bursa pekan ini tercatat menurun sebesar 8,12%, menjadi 46,39 miliar lembar saham dari 50,49 miliar lembar saham. Sejalan dengan itu, rata-rata nilai transaksi harian BEI juga mengalami perubahan signifikan, turun sebesar 29,61% menjadi Rp21,34 triliun dari Rp30,31 triliun pada pekan sebelumnya.

Di tengah dinamika tersebut, aliran dana asing ke pasar saham Indonesia masih menunjukkan kekuatan. Investor asing membukukan nilai beli bersih atau net buy yang substansial sebesar Rp2,48 triliun pada perdagangan pekan ini. Ini melanjutkan tren positif dari pekan sebelumnya, periode 24-28 November 2025, yang juga mencatatkan net buy asing sebesar Rp992,41 miliar, menegaskan kepercayaan investor global terhadap prospek ekonomi domestik.

: : IHSG Dibuka Hijau, Terdorong Laju Saham Prajogo CUAN, TPIA, hingga CDIA

Sejumlah saham berperan krusial sebagai “top leaders” yang mengerek kinerja IHSG pekan ini. Saham FILM menjadi bintang dengan penguatan fantastis sebesar 38,8% dalam sepekan. Tak kalah menarik, saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk. (MORA) melesat 60,08%, sementara TLKM naik 5,41%.

Deretan saham penopang indeks lainnya meliputi PT Impack Pratama Industries Tbk. (IMPC) yang melonjak 20,32%, PT United Tractors Tbk. (UNTR) dengan kenaikan 10,18%, serta PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR) yang menguat signifikan 31,05%. Kontribusi positif juga datang dari saham-saham berkapitalisasi besar seperti PT Astra International Tbk. (ASII) yang naik 2,29% dan PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI) yang tumbuh 1,45%. Melengkapi daftar ini, PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) mencatatkan kenaikan impresif 22,34% dan PT Capital Finance Indonesia Tbk. (CASA) menguat 8,33% dalam periode sepekan, memperkuat momentum positif pasar modal Indonesia.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Ringkasan

IHSG mencatatkan kinerja positif pada periode 1-5 Desember 2025, dengan kenaikan sebesar 1,46% menjadi 8.632,76. Penguatan ini didukung oleh beberapa saham unggulan seperti FILM, MORA, dan TLKM. Kapitalisasi pasar BEI juga mengalami peningkatan signifikan sebesar 1,39%, mencapai Rp15.844 triliun.

Meskipun volume dan nilai transaksi harian mengalami penurunan, investor asing tetap menunjukkan minat dengan mencatatkan *net buy* sebesar Rp2,48 triliun. Saham FILM mencatat kenaikan tertinggi sebesar 38,8%, diikuti oleh MORA (60,08%) dan TLKM (5,41%), yang menjadi pendorong utama kinerja IHSG.

Advertisements