Rapimnas Golkar rekomendasikan kepala daerah dipilih DPRD

Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Tahun 2025 Partai Golkar telah merampungkan serangkaian agenda penting, salah satunya menghasilkan rekomendasi signifikan. Partai Golkar mengusulkan agar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) selanjutnya dilaksanakan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), sebuah gagasan yang langsung menuai perhatian publik.

Advertisements

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwa usulan ini merupakan manifestasi dari komitmen partai terhadap pelaksanaan kedaulatan rakyat. Menurutnya, Pilkada melalui DPRD akan lebih menitikberatkan pada keterlibatan serta partisipasi publik yang lebih mendalam dalam setiap tahapan proses pelaksanaannya. Pernyataan ini disampaikan Bahlil di Jakarta melalui siaran pers pada Minggu (21/12), sehari setelah Rapimnas berakhir.

Selain rekomendasi mengenai Pilkada, Rapimnas I Partai Golkar juga menyoroti sistem Pemilihan Umum (Pemilu). Partai berlambang beringin ini merekomendasikan adanya perbaikan dan penyempurnaan menyeluruh pada sistem proporsional terbuka. Perbaikan ini diharapkan mencakup aspek teknis penyelenggaraan, kinerja penyelenggara, hingga tata kelola secara keseluruhan demi terwujudnya Pemilu yang jujur dan adil bagi seluruh rakyat Indonesia.

Baca juga:

  • Prabowo Soroti Ongkos Mahal Politik usai Golkar Usul Pilkada Lewat DPRD
  • Bahlil Tuai Kritik Hidupkan Kembali Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD
  • Mendagri Setop Izin Kepala Daerah ke Luar Negeri sampai 15 Januari 2026
Advertisements

Tidak hanya fokus pada sistem elektoral, Partai Golkar juga menekankan urgensi penguatan dua pilar penting demokrasi di Indonesia: masyarakat sipil (civil society) dan masyarakat algoritma (algorithm society). Penguatan kedua elemen ini dipandang krusial dalam menciptakan jembatan yang kokoh antara masyarakat dan negara, sekaligus memperluas ruang bagi partisipasi politik publik yang lebih bermakna (meaningful participation).

Lebih lanjut, inisiatif penguatan tersebut juga diarahkan untuk mendorong terciptanya ruang digital yang sehat, berkualitas, dan bertanggung jawab. Hal ini sejalan dengan dinamika perkembangan teknologi dan informasi yang menuntut adaptasi dalam konteks demokrasi modern.

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar menggelar Rapimnas I pada Sabtu (20/12) di Gedung DPP Partai Golkar, Jakarta. Acara ini secara khusus membahas berbagai persoalan internal organisasi. Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menjelaskan bahwa Rapimnas kali ini merupakan yang pertama di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bahlil Lahadalia. Seluruh perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar di tingkat provinsi turut diundang dalam agenda penting ini, sementara pihak eksternal tidak diundang mengingat sifat Rapimnas yang fokus pada urusan internal partai.

Advertisements