Jembatan Way Umbar di Lampung selesai dibangun, perlancar akses masyarakat


Sebuah angin segar kini berembus di Kabupaten Tanggamus, Lampung, seiring dengan tuntasnya pembangunan jembatan gantung oleh TNI Angkatan Darat (AD) di atas Sungai Way Umbar, Desa Pekon Umbar. Proyek vital ini merupakan wujud nyata dari tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya penguatan konektivitas dan percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah perdesaan. Kehadirannya diharapkan menjadi tulang punggung baru bagi mobilitas dan perekonomian warga setempat.

Advertisements

Kini, jembatan megah sepanjang 120 meter tersebut telah berdiri kokoh, ditopang oleh kerangka besi yang kuat di kedua sisinya. Pantauan dari berbagai sumber, termasuk video yang beredar, menunjukkan aktivitas warga yang mulai menggeliat. Mereka tak lagi kesulitan menyeberang sungai; bahkan, kendaraan roda dua pun kini dapat melintas dengan mudah, secara signifikan mempermudah aktivitas sehari-hari serta distribusi hasil perkebunan. “Jembatan Gantung Way Umbar menjadi solusi atas harapan lama warga desa yang sebelumnya menginginkan akses penyeberangan yang aman dan layak,” demikian pernyataan dari keterangan tertulis Badan Komunikasi Pemerintah pada Sabtu (17/1).

Sebelum pembangunan jembatan ini, rutinitas warga diwarnai oleh perjuangan berat. Anak-anak sekolah, pekerja perkebunan, hingga ibu-ibu yang hendak berbelanja ke pasar harus menyeberangi Sungai Way Umbar dengan berjalan kaki, tak jarang basah kuyup karena kondisi sungai yang tidak menentu. Situasi semakin parah ketika hujan deras mengguyur, menyebabkan debit air meningkat drastis dan membahayakan, memaksa mereka membatalkan segala aktivitas penting yang vital bagi kelangsungan hidup.

Kondisi tersebut merupakan warisan pahit setelah jembatan gantung sebelumnya yang melintasi sungai yang sama, mengalami kerusakan parah dan terbengkalai tanpa perbaikan berarti sejak tahun 2023. Bertahun-tahun warga mendambakan akses yang aman dan layak, dan harapan itu akhirnya terjawab melalui inisiatif pemerintah dan kerja keras TNI AD.

Advertisements

Menjelang akhir tahun 2025, sebuah tim yang terdiri dari 49 personel TNI dan unsur terkait lainnya segera bergerak melaksanakan pembangunan jembatan. Proses pembangunan berlangsung dengan sangat cepat, hanya dalam waktu enam hari, menunjukkan dedikasi dan efisiensi yang luar biasa. Tepat pada tanggal 30 Desember 2025, Jembatan Gantung Way Umbar secara resmi diresmikan, menjadi kado tahun baru yang paling berarti dan dinanti-nantikan oleh warga Desa Pekon Umbar.

Pembangunan infrastruktur vital ini tidak hanya sekadar merealisasikan sebuah jembatan fisik, tetapi juga menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam mendengarkan dan merespons kebutuhan mendesak masyarakat di tingkat akar rumput. Langkah ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto, yang senantiasa menekankan bahwa pembangunan harus selalu berpihak pada rakyat, dimulai dari pinggiran, dan memberikan dampak nyata yang terasa langsung dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Advertisements