Babaumma, JAKARTA – Di tengah gejolak pasar yang menekan kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang pekan lalu, sejumlah saham justru menunjukkan performa yang luar biasa. Tercatat, sepuluh saham berhasil melesat lebih dari 40% meskipun IHSG mengalami koreksi signifikan dalam sepekan.
Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode 19-23 Januari 2026 menguak fakta menarik ini. PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. (RMKO) berada di garis terdepan daftar saham ‘top gainers’ dengan lonjakan harga fantastis sebesar 133,78%, menempatkan harganya di level Rp1.730. Kinerja impresif ini diikuti oleh PT Artha Mahiya Investama Tbk. (AIMS) yang membukukan kenaikan 91,31% menjadi Rp815. Tak kalah gemilang, PT Bersama Mencapai Puncak Tbk. (BAIK) menempati posisi ketiga dengan kenaikan harga sebesar 87,28% menjadi Rp324.
Situasi ini kontras dengan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara keseluruhan. Dalam periode yang sama, IHSG Sepekan Melemah 1,37%, Dana Asing Menguap Rp3,25 Triliun. Indeks acuan tersebut terkoreksi 1,37%, anjlok dari 9.075 pada pekan sebelumnya menjadi 8.951. Pelemahan ini berlanjut hingga akhir pekan, di mana pada Jumat (23/1/2026), indeks komposit merosot 0,46%.
Meskipun indeks melemah, aktivitas transaksi di pasar modal menunjukkan geliat. Rata-rata harian volume transaksi mengalami peningkatan 9,32%, dari 60,12 miliar menjadi 65,73 miliar saham. Senada, rata-rata harian nilai transaksi juga tumbuh 3,59%, dari Rp32,67 triliun menjadi Rp33,85 triliun. Namun, penurunan indeks tak dapat dihindari memberikan dampak pada kapitalisasi pasar (market cap) IHSG, yang merosot 1,62% dari Rp16.512 triliun menjadi Rp16.244 triliun.
Berikut adalah daftar lengkap 10 saham top gainers yang berhasil mencatatkan kenaikan signifikan di tengah tekanan pasar pada periode 19-23 Januari 2026:
- RMKO: 133,78%
- AIMS: 91,31%
- BAIK: 87,28%
- NATO: 86,92%
- BELL: 80,91%
- VISI: 78,57%
- LPCK: 54,33%
- ELIT: 50%
- RLCO: 43,80%
- LMPI: 42,25%
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.