Prabowo akan jadi pembicara kunci di World Economic Forum di Davos

Presiden Prabowo Subianto siap mengukir jejak penting di panggung global dengan menyampaikan pidato kunci (keynote speech) yang sangat dinantikan dalam gelaran World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss. Acara berskala internasional ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 22 Januari 2026, menandai partisipasi strategis Indonesia dalam pembahasan isu-isu ekonomi dunia.

Advertisements

Merujuk pada laman resmi World Economic Forum, sesi khusus yang akan diisi oleh Presiden Prabowo ini teragenda sebagai special address, dengan waktu pelaksanaan pukul 14.00-14.30 waktu setempat (CET). Dalam kesempatan prestisius tersebut, Presiden Prabowo akan berbagi panggung dengan Børge Brende, yang merupakan Presiden dan CEO World Economic Forum, sebuah indikasi kuat akan peran sentral Indonesia dalam dialog ekonomi global.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, yang dihubungi di Jakarta pada Minggu sore (18/1), menguraikan padatnya agenda Presiden Prabowo di Davos. “Di Davos, Swiss, Kepala Negara akan menyampaikan pidato kunci di World Economic Forum (WEF) yang rencananya akan dihadiri 61 kepala negara dan pemerintahan, serta lebih dari 1000 peserta,” jelas Seskab Teddy. Selain itu, beliau juga diagendakan untuk melakukan dialog strategis dengan para CEO dari perusahaan-perusahaan terkemuka mancanegara, membuka berbagai potensi kolaborasi dan investasi.

Sebagai informasi, World Economic Forum merupakan pertemuan tingkat dunia yang secara rutin diselenggarakan setiap tahun sejak 1971 di Davos, Swiss. Forum ekonomi ini menjadi wadah pertemuan bagi beragam pemangku kepentingan global—mulai dari ahli, pakar, praktisi, ekonom, akademisi, hingga pemimpin dunia—untuk berdialog intensif mengenai tantangan ekonomi masa kini dan memproyeksikan solusi untuk masa depan. World Economic Forum, yang bertindak sebagai penyelenggara, adalah organisasi non-pemerintah sekaligus think tank terkemuka yang berpusat di Cologny, Jenewa, Swiss.

Advertisements

Dalam edisi World Economic Forum tahun ini, selain Presiden Prabowo, sejumlah pemimpin negara lainnya juga akan menyampaikan pidato secara khusus. Daftar tokoh penting tersebut mencakup Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Kanada Mark Carney, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Wakil Perdana Menteri China He Lifeng, Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump, Presiden Argentina Javier Milei, dan Kanselir Jerman Friedrich Merz. Kehadiran mereka menegaskan relevansi dan dampak forum ini terhadap arah kebijakan global.

Sebelum melanjutkan perjalanan ke Davos, Presiden Prabowo telah melakukan kunjungan kerja lebih dulu ke London, Inggris. Keberangkatan beliau menuju London telah dilaksanakan pada Minggu siang dari Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, mengawali serangkaian lawatan diplomatik yang krusial.

Seskab Teddy, yang turut mendampingi Presiden Prabowo dalam rangkaian lawatan ini, membeberkan beberapa agenda penting yang akan dihadiri oleh Kepala Negara di London. “Di London, Inggris, Presiden Prabowo akan bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer untuk membahas kesepakatan dalam beberapa kerja sama strategis, di antaranya dalam bidang ekonomi dan maritim,” kata Seskab Teddy. Selanjutnya, Presiden Prabowo juga dijadwalkan mengadakan pertemuan dengan Raja Charles III. Salah satu fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah terkait pelestarian alam dan lingkungan, serta konservasi gajah, bersama dengan sejumlah tokoh filantropi dunia lainnya, menunjukkan komitmen Indonesia terhadap isu-isu global yang mendesak.

Momen keberangkatan Presiden Prabowo ke London dilepas oleh sejumlah pejabat tinggi negara, menggarisbawahi pentingnya kunjungan ini bagi Indonesia. Di antara para pejabat yang hadir adalah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka beserta istrinya, Selvi Ananda; Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad; Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi; Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto; Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo; Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad; dan Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan.

Baca juga:

  • Prabowo Kumpulkan Petinggi TNI di Istana, Bahas Apa?
  • RUU Perampasan Aset: Pembuktian Komitmen Prabowo Miskinkan Koruptor
  • IHSG Catat Hattrick Rekor Tertinggi di Era Prabowo

Advertisements