Pulau Sebatik dan problem batas wilayah di dalamnya

Pulau Sebatik, sebuah pulau unik yang terbelah oleh garis perbatasan Indonesia-Malaysia, selalu menjadi simbol kedaulatan di ujung utara Kalimantan Utara. Secara administratif, bagian Pulau Sebatik milik Indonesia berada di bawah Kecamatan Sebatik, sebuah entitas wilayah paling timur di Kabupaten Nunukan. Sementara itu, wilayah Sebatik yang masuk dalam kedaulatan Malaysia merupakan bagian dari administrasi Tawau.

Advertisements

Kabar penting datang dari pulau strategis ini. Terkini, batas wilayah antara Indonesia dan Malaysia di Pulau Sebatik telah menorehkan babak baru yang signifikan. Indonesia berhasil meraih tambahan wilayah seluas 127 hektare, sebuah pencapaian krusial dalam memperkuat kedaulatan. Di sisi lain, Malaysia juga memperoleh penyesuaian wilayah seluas 4,9 hektare.

Perubahan demarkasi ini bukan sekadar penyesuaian geografis biasa, melainkan buah dari puncak diplomasi dan negosiasi intensif antara kedua negara sahabat. Kesepakatan ini dicapai sebagai resolusi atas Outstanding Boundary Problem (OBP) di Pulau Sebatik yang telah lama menjadi perhatian. Hasil ini menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas dan hubungan bilateral yang harmonis di kawasan perbatasan.

Advertisements