IHSG sesi I naik 0,24 persen, rupiah mulai menguat ke Rp 16.772 per dolar AS

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi perdagangan siang pada Senin (26/1) dengan catatan positif, berhasil ditutup di zona hijau. Indeks acuan tersebut menguat sebesar 21,104 poin atau setara 0,24 persen, bertengger pada level 8.972,115. Kinerja serupa juga ditunjukkan oleh indeks LQ45 yang mengalami kenaikan 6,013 poin (0,69 persen), mencapai posisi 879,604.

Advertisements

Di tengah penguatan indeks, dinamika pasar menunjukkan bahwa sebanyak 329 saham berhasil membukukan kenaikan, meski 333 saham lainnya harus turun, dan 139 saham tetap stagnan. Total frekuensi transaksi saham siang ini mencapai 2.408.039 kali, dengan volume perdagangan mencapai 33,43 miliar saham senilai total Rp 29,09 triliun, menggambarkan aktivitas pasar yang cukup signifikan.

Performa positif ini didukung oleh lonjakan signifikan pada beberapa saham pilihan yang menjadi pendorong utama indeks. Di antara top gainers siang ini adalah PT Mitra Pedagang Indonesia Tbk (MPIX) yang melesat 21 poin (27,63 persen) ke Rp 97; diikuti PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) dengan kenaikan 25 poin (22,52 persen) ke Rp 136. Tak ketinggalan, PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) melonjak 389 poin (21,97 persen) ke Rp 2.110; PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) menguat 38 poin (20,21 persen) ke Rp 226; serta PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) yang naik 1.075 poin (17,41 persen) ke Rp 226.

Sementara optimisme menyelimuti bursa saham domestik, kondisi berbeda terlihat di pasar mata uang. Mengutip data dari Bloomberg, nilai tukar rupiah siang ini tercatat melemah 48,00 poin atau 0,29 persen, berada pada level Rp 16.772 terhadap dolar Amerika Serikat.

Advertisements

Tak hanya di Indonesia, pergerakan bursa saham Asia juga menunjukkan beragam tren pada sesi perdagangan siang ini. Indeks Nikkei 225 di Jepang mengalami penurunan 1.113,199 poin (2,10 persen) ke level 52.721,601, sedangkan Indeks Hang Seng di Hong Kong juga melemah 17,919 poin (0,07 persen) ke 26.748,939. Berbeda dengan keduanya, Indeks SSE Composite di China berhasil menguat 5,359 poin (0,12 persen) ke 4.141,250. Sementara itu, Indeks Straits Times di Singapura turun 19,520 poin (0,40 persen) ke 4.871,910.

Advertisements