Biaya operasional FIFA untuk Piala Dunia 2026 capai US$3,8 miliar

FIFA diproyeksikan mengeluarkan biaya operasional sebesar US$3,8 miliar untuk penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Angka ini tercantum dalam FIFA World Cup 2026 Socio-Economic Impact Analysis.

Advertisements

Dari total biaya tersebut, operasional turnamen menjadi komponen terbesar dengan nilai sekitar US$1,12 miliar, atau sekitar 30 persen dari total pengeluaran. Komponen ini mencakup pelaksanaan pertandingan, operasional stadion, serta kebutuhan teknis selama turnamen berlangsung.

Adapun, komponen pengeluaran terbesar berikutnya adalah prize money dan payments kepada klub, yang mencapai sekitar US$1,02 miliar atau sekitar 27 persen dari total biaya. Pengeluaran ini berkaitan dengan hadiah turnamen serta kompensasi kepada klub-klub yang pemainnya berpartisipasi.

Selain itu, team services menyerap sekitar US$0,81 miliar atau sekitar 22 persen dari total pengeluaran. Pos ini mencakup kebutuhan logistik tim, termasuk akomodasi, transportasi, dan layanan pendukung lainnya.

Advertisements

FIFA juga mengalokasikan sekitar US$0,42 miliar atau sekitar 11 persen dari total biaya untuk Venue dan Competition, yang mencakup kesiapan venue, infrastruktur kompetisi, serta aspek teknis pertandingan.

Sementara itu, Communication & Marketing diproyeksikan mencapai sekitar US$ 0,30 miliar, atau sekitar 8 persen dari total biaya. Pos ini berkaitan dengan kegiatan komunikasi, promosi, dan pemasaran resmi turnamen.

Selain komponen tersebut, laporan juga mencatat alokasi untuk Administration dan Finance sebesar sekitar US$0,08 miliar, atau sekitar 2 persen dari total biaya operasional. Pos ini mencakup fungsi administrasi, tata kelola, dan keuangan yang mendukung penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Advertisements