CUAN melonjak 18,5% usai Prajogo Pangestu borong 11 juta saham

Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), emiten tambang batubara yang berafiliasi dengan konglomerat Prajogo Pangestu, menunjukkan performa gemilang pada perdagangan Kamis (29/1) dengan lonjakan fantastis sebesar 18,59%. Harga saham CUAN melesat ke level Rp 1.850, mendorong kapitalisasi pasar Petrindo mencapai Rp 207,97 triliun. Kenaikan signifikan ini menarik perhatian investor di tengah volatilitas pasar.

Advertisements

Di balik kenaikan tersebut, terungkap strategi cerdas dari Prajogo Pangestu yang memanfaatkan momen krusial. Sang konglomerat diketahui memborong saham CUAN saat menyentuh batas auto reject bawah (ARB) selama dua hari berturut-turut, yakni pada 28 dan 29 Januari 2026. Sebanyak 11 juta lembar saham CUAN berhasil diseroknya, kian memantapkan posisi Prajogo sebagai pemegang saham mayoritas dengan total kepemilikan mencapai 94.534.650.000 unit atau setara 84,09%.

Sentimen positif dari aksi Prajogo Pangestu turut memicu penguatan pada beberapa emiten lain dalam grupnya. Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melonjak 4,52% mencapai Rp 8.675, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) menguat 3,78% ke Rp 1.235, dan Petrosea Tbk (PTRO) naik 2,74% menjadi Rp 7.500. Namun, tidak semua saham berafiliasi menikmati tren positif; Barito Pacific Tbk (BRPT) justru terkoreksi 4,35% ke Rp 2.200, dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) anjlok 4,55% ke level Rp 6.300.

Kuatnya performa sejumlah saham emiten tambang milik Prajogo Pangestu ini terjadi di tengah gejolak pasar yang signifikan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau menjauh dari rekor tertingginya di 9.134 pada 20 Januari 2026. Bahkan, pada hari Kamis (29/1) pukul 09.26 WIB, IHSG anjlok hingga 8% ke level 7.654, mendorong Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk memberlakukan trading halt. Ini adalah trading halt kedua di tahun 2026, setelah penghentian serupa terjadi pada Rabu (28/1) pukul 13.43 WIB. Sebagai informasi, trading halt merupakan pembekuan sementara aktivitas perdagangan di bursa, di mana semua pesanan yang belum terlaksana (open order) tetap tersimpan dalam sistem perdagangan efek otomatis JATS dan dapat ditarik oleh anggota bursa.

Advertisements

Prajogo Borong Saham CUAN, BRPT, BREN
Tak hanya transaksi terbaru di tengah ARB, terungkap pula bahwa Prajogo Pangestu telah melakukan serangkaian pembelian saham besar-besaran pada emiten-emiten yang terafiliasi dengannya belum lama ini. Data transaksi yang dirilis melalui keterbukaran informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (23/1) menunjukkan bahwa Prajogo membeli 2,5 juta saham CUAN dengan harga Rp 1.735 per unit dalam satu kali transaksi, mengucurkan dana sekitar Rp 4,33 miliar.

Langkah agresif Prajogo Pangestu berlanjut dengan mengakuisisi 5 juta saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT). Pembelian ini dilakukan secara bertahap dalam lima transaksi, dengan harga di kisaran Rp 2.560 hingga Rp 2.600 per unit, yang totalnya mencapai hampir Rp 13 miliar. Selanjutnya, sang konglomerat juga menginvestasikan dananya untuk 900 ribu saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN). Transaksi ini terbagi dalam 10 kali pembelian, dengan rentang harga Rp 9.275 hingga Rp 9.500 per saham.

Secara spesifik, Prajogo mengeluarkan hampir Rp 8,5 miliar untuk pembelian saham BREN tersebut. Jika dikalkulasikan secara keseluruhan, total dana yang digelontorkan Prajogo Pangestu untuk mengakuisisi saham CUAN, BRPT, dan BREN pada periode ini mendekati angka Rp 25,77 miliar, menandakan kepercayaan kuatnya terhadap potensi emiten-emiten tersebut.

Advertisements