Hasil Medical Check-Up Donald Trump: Berat Badan Mencapai 108 Kilogram

Dokter pribadi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa sang presiden berada dalam kondisi kesehatan prima dan dinyatakan sepenuhnya fit untuk menjalankan tugas negara. Kesimpulan tersebut dirilis pasca pemeriksaan medis menyeluruh di Walter Reed National Military Medical Center pada Selasa (26/5).

Advertisements

Dalam laporan yang diterbitkan pada Jumat malam (29/5), Dr. Sean Barbabella menjelaskan bahwa Trump telah menjalani rangkaian prosedur medis intensif. Pemeriksaan tersebut mencakup CT scan, pemindaian jantung, skrining kanker, serta penilaian kesehatan preventif lainnya yang melibatkan 22 spesialis medis.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Trump, yang kini berusia 79 tahun, memiliki berat badan 108 kilogram. Angka tersebut mencatat kenaikan sebanyak enam kilogram dibandingkan hasil pemeriksaan pada April 2025. Meskipun dokter telah memberikan panduan spesifik mengenai pola diet, aktivitas fisik, dan program penurunan berat badan, mereka menegaskan bahwa kinerja kognitif dan fisik Presiden Trump tetap sangat baik.

Dengan tinggi badan sekitar 1,9 meter, Trump tercatat memiliki indeks massa tubuh (BMI) sebesar 29,7. Angka ini menempatkan kondisi fisiknya tepat di bawah ambang batas obesitas yang ditetapkan standar medis, yaitu 30.

Advertisements

Laporan tersebut juga memberikan klarifikasi mengenai memar pada tangan Trump. Kondisi ini dijelaskan sebagai iritasi jaringan lunak ringan yang dipicu oleh aktivitas berjabat tangan yang sangat sering dilakukan. Dokter menyebutnya sebagai efek samping yang umum dan tidak berbahaya dari terapi aspirin, sehingga mereka merekomendasikan transisi ke penggunaan aspirin dosis rendah.

Terkait kondisi kesehatan lainnya, laporan tersebut menyinggung mengenai insufisiensi vena kronis yang pernah didiagnosis pada tahun lalu. Kondisi yang umum terjadi pada orang dewasa ini menyebabkan penumpukan darah di kaki. Namun, pemeriksaan terbaru menunjukkan adanya perbaikan pada pembengkakan di kaki bagian bawah dibandingkan dengan kondisi tahun sebelumnya.

Secara keseluruhan, tidak ditemukan hal yang bersifat abnormal. Dr. Barbabella menyatakan bahwa Trump menunjukkan kesehatan jantung, paru-paru, serta fungsi neurologis yang prima. Jadwal harian presiden yang padat, mencakup pertemuan tingkat tinggi dan berbagai keterlibatan publik, dinilai menjadi faktor pendukung yang menjaga kesejahteraan fisiknya secara konsisten, sebagaimana dikutip dari ABC News pada Sabtu (30/5).

Sebagai bagian dari evaluasi kesehatan otak, Trump kembali menjalani Tes Penilaian Kognitif Montreal yang dirancang untuk mendeteksi potensi demensia atau gangguan kognitif lainnya. Hasilnya, Trump berhasil mencetak skor sempurna, yaitu 30 dari 30, konsisten dengan pencapaian skor pada tahun lalu serta pada pemeriksaan tahun 2018.

Ringkasan

Dokter pribadi Donald Trump menyatakan bahwa sang presiden dalam kondisi kesehatan prima dan sepenuhnya fit untuk menjalankan tugas negara setelah menjalani pemeriksaan medis menyeluruh di Walter Reed National Military Medical Center. Hasil pemeriksaan menunjukkan berat badan Trump mencapai 108 kilogram dengan indeks massa tubuh (BMI) sebesar 29,7, yang berada tepat di bawah ambang batas obesitas. Meskipun terdapat kenaikan berat badan, dokter menegaskan bahwa kondisi fisik dan kinerja kognitif Trump tetap sangat baik.

Laporan medis tersebut mengonfirmasi bahwa fungsi jantung, paru-paru, dan neurologis Trump dalam kondisi normal, termasuk keberhasilan mencetak skor sempurna dalam Tes Penilaian Kognitif Montreal. Selain itu, iritasi jaringan lunak pada tangan yang ditemukan dinilai sebagai efek samping ringan dari penggunaan aspirin, sementara kondisi insufisiensi vena kronis yang diderita menunjukkan perbaikan signifikan. Keseluruhan pemeriksaan menyimpulkan tidak ada temuan abnormal yang menghambat aktivitas kepresidenan Trump.

Advertisements