Alamtri (ADRO) cum dividen awal pekan depan, Boy Thohir dapat US$16,8 juta

JAKARTA – Kabar gembira bagi para investor dan pemegang saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO). Emiten energi terkemuka ini mengumumkan rencana pembagian dividen interim dengan total nilai fantastis sebesar US$250 juta. Pembagian dividen ini tentu menjadi sorotan, terutama bagi para pengendali dan pemegang saham mayoritasnya.

Advertisements

Salah satu penerima dividen terbesar yang diperkirakan akan menikmati “cuan” signifikan adalah taipan Garibaldi ‘Boy’ Thohir. Sebagai pengendali utama ADRO, Boy Thohir diproyeksikan bakal mengantongi bagian dividen senilai sekitar US$16,8 juta dari alokasi dividen interim ini. Nilai ini didasarkan pada kepemilikannya yang substansial di perusahaan.

Berdasarkan informasi keterbukaan publik yang disampaikan, ADRO akan menyalurkan dividen interim tersebut untuk periode tahun buku 2025. Meski demikian, perseroan belum menetapkan secara pasti besaran dividen per saham yang akan diterima oleh masing-masing investor. Pengumuman lebih lanjut mengenai hal ini akan sangat dinantikan oleh pasar.

Mengutip data dari RTI Infokom, Boy Thohir diketahui memegang sebanyak 1,97 miliar saham ADRO. Angka ini setara dengan 6,726% dari total kepemilikan saham perusahaan. Porsi kepemilikan yang signifikan inilah yang mendasari estimasi penerimaan dividen sebesar US$16,8 juta baginya.

Advertisements

Tidak hanya Boy Thohir, investor kakap lainnya, Edwin Soeryadjaja, juga akan turut merasakan manisnya pembagian dividen interim ini. Edwin Soeryadjaja diperkirakan akan menerima bagian dividen sebesar US$8,94 juta dari ADRO, mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemegang saham penting yang loyal terhadap emiten ini.

Maharani Cindy Opssedha, selaku Corporate Secretary ADRO, menjelaskan bahwa keputusan pembagian dividen interim ini telah mendapatkan persetujuan dari dewan komisaris pada tanggal 17 Desember 2025, sesuai dengan keputusan direksi. Langkah ini menegaskan komitmen perseroan dalam mengembalikan nilai kepada para pemegang saham.

Lebih lanjut, Maharani menyatakan bahwa dividen interim akan didistribusikan kepada para pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal 2 Januari 2026, paling lambat pukul 16.00 WIB. Informasi ini disampaikan dalam keterbukaan informasi yang dikutip pada Kamis, 18 Desember 2025.

Pembayaran dividen tunai interim akan dilakukan dalam mata uang rupiah. Konversi dari dolar AS ke rupiah akan mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia yang berlaku pada tanggal 2 Januari 2026. Kurs konversi ini akan diumumkan secara resmi oleh manajemen ADRO melalui situs web Bursa Efek Indonesia dan situs resmi perseroan pada tanggal yang sama, memudahkan investor untuk memantau nilai yang akan mereka terima.

Adapun jadwal penting terkait pembagian dividen ADRO ini meliputi: cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 29 Desember 2025, diikuti ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 30 Desember 2025. Sementara itu, cum dividen di pasar tunai ditetapkan pada 2 Januari 2025 dan ex dividen di pasar tunai pada 5 Januari 2025. Tanggal recording date yang menjadi penentu hak dividen adalah 2 Januari 2026, dengan jadwal pembayaran dividen pada 15 Januari 2026.

Secara historis, ADRO dikenal sebagai emiten yang sangat konsisten dan loyal dalam membagikan dividen kepada pemegang sahamnya. Sejak tahun 2008, ADRO tidak pernah absen mengguyur investornya dengan dividen, menunjukkan rekam jejak keuangan yang kuat dan komitmen terhadap para pemegang saham.

Nilai dividen final terakhir yang disalurkan oleh ADRO kepada pemegang saham adalah sebesar US$500 juta untuk tahun buku 2024. Angka ini mencerminkan kinerja perseroan yang solid. Bahkan, pada tahun 2022, ADRO membagikan dividen terbesar dalam sejarahnya dengan nilai total mencapai US$1 miliar. Disusul pada tahun buku 2023, dividen final yang dibagikan juga sangat besar, mencapai total US$800 juta.

Advertisements