Rumor mengejutkan beredar di dunia sepak bola, menyebut bahwa Cristiano Ronaldo berpotensi mengambil alih sebagian saham di Al Nassr mulai musim depan, sebuah langkah yang akan menempatkannya sebagai ‘bos’ bagi dirinya sendiri.
Sejak kedatangannya di Arab Saudi, fenomena CR7 telah mengubah lanskap sepak bola lokal secara drastis. Liga Pro Saudi kini tak hanya menjadi magnet perhatian global, tetapi juga menarik deretan bintang elite Eropa untuk mengikuti jejaknya, tidak sekadar menghabiskan masa pensiun tetapi juga mencari ladang penghidupan baru di atas lapangan hijau.
Cristiano Ronaldo sendiri tiba di Al Nassr pada musim dingin 2023. Meskipun belum berhasil mempersembahkan trofi mayor untuk klub, kariernya justru tampak semakin bersinar. Kehadiran dan pamor Ronaldo tak hanya sukses mengangkat nama Al Nassr di kancah internasional, tetapi juga secara signifikan memperbaiki citra sepak bola Arab Saudi di mata dunia.
Dengan usia yang akan menginjak 40 tahun, kapten Timnas Portugal itu bahkan menunjukkan komitmen jangka panjangnya dengan meneken kontrak baru hingga Juni 2027. Di Al Nassr, ia bukan hanya menjadi pemain bergaji tertinggi di Liga Arab Saudi dengan bayaran fantastis 200 juta euro (sekitar Rp3,88 triliun) per tahun, tetapi juga mengantongi kesepakatan sponsor senilai kurang lebih 75 juta euro yang dijanjikan oleh klub.
Hasil Liga Inggris – Erling Haaland Lampaui Cristiano Ronaldo, Man City Hajar Penakluk Liverpool
Namun, di balik gemerlap kariernya, laporan dari media Portugal O Jogo mengungkapkan bahwa Cristiano Ronaldo telah mulai memikirkan masa depannya pasca-bermain untuk Faris Al Najd, julukan Al Nassr. Sumber yang sama menyebutkan bahwa Ronaldo tertarik untuk mengakuisisi 15 persen saham Al Nassr. Kini, ia tengah dalam pembicaraan serius untuk menjadi part-owner atau pemilik sebagian dari klub yang bermarkas di Al Awwal Park tersebut. Kesepakatan ini diperkirakan mencapai 50 juta euro, atau setara dengan Rp972 miliar, sebuah angka yang berpotensi meningkat jika Ronaldo memilih untuk melanjutkan komitmennya di Arab Saudi setelah masa baktinya berakhir pada musim panas 2027.
Jika rumor akuisisi saham Al Nassr ini benar-benar terwujud, hal ini akan menandai salah satu langkah karier paling ambisius dan bersejarah dalam dunia sepak bola modern. Peran Ronaldo akan bergeser secara fundamental, dari sekadar pemain dengan gaji tertinggi menjadi salah satu pengambil keputusan strategis dan utama di jajaran manajemen klub.
Dengan posisi barunya ini, kapten Timnas Portugal tersebut tidak hanya memiliki kesempatan emas untuk melanjutkan warisannya, tetapi juga memberikan dampak struktural jangka panjang yang signifikan di Al Awwal Park. Bagi Al Nassr sendiri, keterlibatan langsung Ronaldo dalam struktur kepemilikan klub akan secara eksponensial memperkuat citra merek global mereka, membuka pintu lebar bagi investasi, dan semakin memikat talenta-talenta top dari kompetisi Eropa untuk bergabung dengan Liga Arab Saudi.
Selain itu, dengan ratusan juta pengikut di berbagai platform media sosial, Ronaldo merupakan salah satu sosok paling berpengaruh di dunia. Kekuatan pengaruh ini, secara tidak langsung, akan dimanfaatkan mantan bintang Manchester United dan Real Madrid itu untuk mendongkrak pamor dan nilai jual klub di pasar internasional. Kehadirannya sebagai pemilik sebagian juga akan secara signifikan mengangkat pengenalan dan pengakuan Liga Arab Saudi di kancah global.
Akuisisi saham Al Nassr ini dipandang sebagai langkah strategis yang akan memperkuat komitmen jangka panjang Cristiano Ronaldo di Arab Saudi, sebuah negara yang saat ini menjadikannya sebagai duta sepak bola utama.
Cristiano Ronaldo Dipecundangi Karim Benzema Lagi, Sudah 2 Gelar Melayang bagi Al Nassr
Maka, patut dinantikan bagaimana langkah konkret Cristiano Ronaldo di musim depan untuk benar-benar menjadi part-owner, serta peran spesifik apa yang akan diemban dalam jajaran manajemen Al Nassr. Ini akan menjadi babak baru yang menarik dalam karier legenda sepak bola ini.