
Babaumma – , JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mencermati pola pergerakan saham PT Ace Oldfields Tbk. (KUAS) yang mengalami peningkatan harga signifikan dan dikategorikan sebagai aktivitas pasar tidak biasa (Unusual Market Activity/UMA).
Di sisi lain, muncul nama influencer saham Belvin Tannadi, yang kini tercatat sebagai pemegang jumbo saham KUAS dalam daftar kepemilikan saham di atas 5%.
Dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/4/2026), Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono menyebut bahwa dalam rangka perlindungan investor, BEI menginformasikan adanya peningkatan harga pada saham KUAS yang di luar kebiasaan (UMA).
Kendati demikian, imbuhnya, pengumuman UMA tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.
“Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham KUAS tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” kata Yulianto, dikutip Selasa (14/4/2026).
Saat ini, lanjutnya, BEI juga tengah mencermati pola transaksi saham KUAS dan meminta investor untuk memperhatikan jawaban perseroan atas permintaan klarifikasi Bursa, serta mencermati kinerja perusahaan dan mengkaji kembali setiap keterbukaan informasi yang disampaikan perusahaan.
Di lantai bursa, saham KUAS pada perdagangan hari ini, Selasa (14/4/2026) bergerak di kisaran Rp132—Rp137 per lembar, dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp171,94 miliar.
Dibuka dengan harga Rp135 per lembar atau sama dengan penutupan pada perdagangan kemarin, saham KUAS kemudian bertengger di level Rp132 per lembar pada pukul 10.26 WIB.
Dengan harga Rp132 per lembar, saham KUAS tercatat melonjak 65% sejak awal tahun (year-to-date/YtD) 2026 dan melesat 90% dalam 6 bulan terakhir.
Adapun, mengacu pada data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), nama influencer saham Belvin Tannadi kini tercatat sebagai pemegang jumbo saham JAYA dengan kepemilikan saham sebesar 8,26%.
Per 10 April 2026, Belvin Tannadi tercatat menggenggam sebanyak 106,81 juta lembar saham KUAS atau setara dengan 8,26%.
Transaksi pembelian saham KUAS tersebut dilakukan oleh Belvin lewat PT NH Korindo Sekuritas Indonesia, PT Stockbit Sekuritas Digital, PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia, dan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia.
: Jejak Baru Belvin Tannadi, Hilang di JAYA, Kini Genggam 8,16% Saham CHEM
Adapun, mengacu pada Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang berakhir pada 31 Maret 2026, tidak ada nama Belvin Tannadi dalam jajaran pemegang saham KUAS di atas 5%.
Dalam laporan tersebut, pemegang saham KUAS di atas 5% terdiri dari PT Anugrah Prima sebanyak 199,76 juta lembar (15,45%), PT Bona Deka Java sebanyak 117,7 juta lembar (9,10%), dan Grace Capital Investment Ltd. sebanyak 352,90 juta lembar (27,29%).
Sementara itu, masyarakat warkat 239,90 juta lembar (18,55%) dan masyarakat non warkat tercatat menggenggam sebanyak 371,31 juta lembar (28,72%).
Sebagai gambaran, PT Ace Oldfield Tbk. (KUAS) merupakan produsen peralatan dan perlengkapan pengecatan, yang tercatat sebagai emiten perindustrian dengan kegiatan usaha bidang manufaktur peralatan pengecatan.
—-
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.