KitKat terancam langka, 12 ton pasokan cokelat dicuri di Italia

Perusahaan makanan raksasa asal Swiss, Nestle, tengah dihebohkan dengan insiden pencurian masif yang menimpa salah satu produk ikoniknya. Sebanyak sekitar 12 ton cokelat KitKat, yang setara dengan hampir setengah juta batang, dilaporkan raib pekan lalu, memicu kekhawatiran serius akan potensi kelangkaan KitKat di sejumlah negara Eropa.

Advertisements

Dalam pernyataan resminya pada Sabtu (28/4), Nestle mengonfirmasi bahwa truk yang mengangkut total 413.793 batang KitKat dari lini cokelat terbaru mereka telah menghilang secara misterius. Kargo raksasa ini berangkat dari fasilitas produksi di Italia tengah dan seharusnya dalam perjalanan menuju Polandia. Namun, hingga Sabtu siang, keberadaan kendaraan maupun muatan berharga tersebut masih belum diketahui secara pasti oleh pihak perusahaan.

Insiden pencurian ini tentu menyiratkan hilangnya pasokan hampir 414 ribu batang cokelat KitKat. Kondisi ini, menurut Nestle, berpotensi besar menyebabkan defisit pasokan di rak-rak supermarket di beberapa negara di benua Eropa, mengancam ketersediaan salah satu camilan paling populer di sana.

Merespons kejadian tak terduga ini, perwakilan KitKat sempat memberikan komentar yang sedikit bercanda, menyinggung slogan iklan produk mereka. “Kami selalu mendorong orang untuk beristirahat sejenak dengan KitKat, tetapi tampaknya para pencuri menafsirkan pesan itu terlalu harfiah dan ‘istirahat’ dengan lebih dari 12 ton cokelat kami,” ujar seorang juru bicara perusahaan, seperti dikutip dari DW News.

Advertisements

Meskipun demikian, Nestle menegaskan bahwa setiap batang KitKat yang dicuri masih dapat dilacak apabila mencoba memasuki kanal penjualan tidak resmi. Setiap produk memiliki kode batch unik yang memungkinkan pemindaian untuk melacak asal muasalnya. Apabila kode tersebut terdeteksi di luar jalur distribusi semestinya, sistem akan memberikan instruksi otomatis untuk melaporkan temuan tersebut kepada pihak KitKat agar dapat ditindaklanjuti.

Nestle juga memberikan peringatan keras bahwa pencurian kargo kini telah menjelma menjadi ancaman yang semakin mengkhawatirkan bagi perusahaan di berbagai sektor. Menurut perusahaan, skema pencurian kargo semakin canggih dan frekuensinya kian melonjak. Oleh karena itu, Nestle memutuskan untuk mempublikasikan insiden ini sebagai bentuk peringatan terhadap tren kriminal yang semakin meresahkan dalam rantai distribusi barang global.

Advertisements