
PT Pertamina (Persero) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penanganan bencana melalui penyaluran Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Bantuan energi berkelanjutan ini bertujuan untuk menerangi posko penanganan bencana di Aceh Tamiang, Aceh, yang telah didistribusikan pada Sabtu (13/12).
Untuk area Aceh Tamiang, Pertamina menghadirkan 7 paket PLTS lengkap. Setiap paketnya dilengkapi dengan panel surya berkapasitas 590 watt-peak (Wp), inverter 1.000 Wp, dan baterai 2.000 Wh. Selain itu, 7 paket lampu Solar LED berdaya 40 watt yang mampu bertahan hingga 8 jam per hari juga disalurkan, memastikan penerangan yang optimal. Mengutip dari akun Instagram resmi Pertamina pada Minggu (14/12), “Kehadiran PLTS ini diharapkan dapat menyediakan sumber energi yang andal dan berkelanjutan untuk menunjang berbagai kebutuhan penting di lokasi pengungsian.”
Ketersediaan energi bersih dari PLTS ini kini menopang empat sektor vital dalam operasional penanganan bencana di Aceh Tamiang. Dukungan listrik ini mengalir ke operasional dapur umum, penerangan tenda-tenda pengungsian masyarakat, sistem penerangan di Water Treatment Plant (WTP), serta menunjang kelangsungan operasional posko-posko penanganan bencana, memastikan layanan esensial berjalan tanpa hambatan.
Komitmen Pertamina dalam mempercepat pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus di Aceh Tamiang. Perusahaan juga turut menyalurkan 5 paket PLTS serupa untuk wilayah Sumatera Barat. Kelima paket tersebut memiliki konfigurasi teknis yang sama, yakni panel surya 590 Wp, inverter 1.000 Wp, dan baterai 2.000 Wh. Rencananya, pemasangan 5 paket PLTS ini akan dilakukan pada Senin (15/12), terutama di beberapa wilayah terisolasi di Sumatera Barat untuk mendukung aktivitas pemulihan.
Selanjutnya, dukungan energi terbarukan ini juga dialokasikan untuk Sibolga. Pertamina telah menyiapkan 3 paket PLTS dengan spesifikasi identik, yaitu panel surya 590 Wp, inverter 1.000 Wp, dan baterai 2.000 Wh, guna mendukung penanganan pascabencana di sana. Saat ini, bantuan PLTS penting untuk Sibolga masih dalam proses pengiriman melalui jalur darat, diharapkan segera tiba untuk memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang terdampak.