Saham pilihan BNI Sekuritas saat IHSG hari ini (31/3) berpotensi menguat terbatas

Babaumma – , JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan menghadapi penguatan terbatas pada perdagangan Selasa (31/3/2026). Proyeksi ini muncul di tengah bayang-bayang tekanan global yang signifikan, terutama dari lonjakan harga minyak dunia dan tren pelemahan yang terjadi di berbagai bursa saham internasional.

Advertisements

Melalui analisis teknikalnya, tim riset BNI Sekuritas memproyeksikan bahwa IHSG berpotensi bergerak dalam rentang support 6.900–7.000 dan resistance 7.150–7.280 untuk hari ini. Rentang ini memberikan gambaran potensi pergerakan pasar di tengah sentimen yang ada.

Memang, sentimen global masih menjadi penentu utama pergerakan pasar. Terpantau, Wall Street menunjukkan tren pelemahan, terutama dipicu oleh kenaikan harga minyak serta koreksi pada saham-saham sektor teknologi. Sejalan dengan itu, bursa Asia juga kompak bergerak di zona merah, akibat kekhawatiran akan inflasi yang meningkat dan eskalasi konflik Timur Tengah. Situasi semakin memanas dengan potensi meluasnya gangguan distribusi minyak setelah Selat Hormuz secara de facto ditutup oleh Iran.

Kontraktor Tambang DOID Raih Pendapatan Rp24,75 Triliun pada 2025

Advertisements

Meski demikian, ada pula faktor penyeimbang yang meredakan ketegangan. Pernyataan dari Ketua The Fed, Jerome Powell, yang mengindikasikan bahwa bank sentral belum akan mengambil langkah kebijakan dalam waktu dekat, memberikan sedikit ruang bagi pasar untuk menjaga stabilitasnya.

Di sisi lain, sentimen positif juga datang dari pernyataan Presiden AS Donald Trump mengenai potensi meredanya konflik dengan Iran, turut menjadi penyeimbang yang penting bagi pasar.

Erajaya (ERAA) Raup Pendapatan Rp76,6 Triliun, Laba Bersih Tumbuh 15,8% pada 2025

Trump merinci bahwa Amerika Serikat sedang dalam proses pembicaraan serius dengan pihak-pihak yang lebih moderat di Iran. Namun, ia juga melontarkan peringatan tegas: jika kesepakatan damai tidak segera terwujud dan Selat Hormuz tetap tertutup, AS tidak akan ragu untuk menghancurkan fasilitas energi utama Iran. Sebelumnya, Trump sempat menyatakan bahwa Iran telah menyepakati sebagian besar rencana damai yang diajukan AS, termasuk pembukaan kembali jalur bagi kapal tanker minyak.

B50 hingga WFH, Menko Airlangga Ungkap Rencana Pemerintah Atasi Dampak Perang Iran Vs AS

Menyikapi berbagai dinamika pasar tersebut, BNI Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan yang menarik untuk diamati pada hari ini, antara lain:

  • PT Vale Indonesia Tbk. (INCO)
    Buy on Weakness dengan area beli di 5025-5100, cut loss di bawah 4930. Target dekat di 5250-5350.
  • PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG)
    Speculative Buy dengan area beli di 1600, cut loss di bawah 1570. Target dekat di 1690-1760.
  • PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk. (BIPI)
    Speculative Buy dengan area beli di 190-193, cut loss di bawah 190. Target dekat di 199-205.
  • PT Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU)
    Buy on Weakness dengan area beli di 4800-4950, cut loss di bawah 4750. Target dekat di 5100-5275.
  • PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA)
    Buy on Weakness dengan area beli di 3520-3700, cut loss di bawah 3500. Target dekat di 3800-3900.
  • PT Buana Lintas Lautan Tbk. (BULL)
    Buy on Weakness dengan area beli di 3520-3700, cut loss di bawah 3500. Target dekat di 3800-3900.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Advertisements