SIDO: Laba Gede, Dividen Interim Rp660 Miliar Siap Dibagikan!

Babaumma – JAKARTA – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO), emiten produsen jamu legendaris Tolak Angin, secara resmi mengumumkan pembagian dividen interim kepada para pemegang sahamnya. Keputusan ini didasari oleh kinerja keuangan yang solid dan pertumbuhan laba bersih yang signifikan sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025.

Advertisements

Berdasarkan keterbukaan informasi yang diterbitkan, SIDO akan mendistribusikan dividen tunai sebesar Rp22 per saham. Dengan modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan yang mencapai 30 miliar saham, total dana yang dialokasikan untuk pembagian dividen kali ini mencapai sekitar Rp660 miliar.

Manajemen SIDO, dalam keterbukaan informasi pada Jumat, 31 Oktober 2025, menegaskan, “Perseroan akan melaksanakan pembagian dividen interim tunai sebesar Rp22 per saham untuk tahun buku 2025 periode 1 Januari–30 September 2025.”

Angka dividen interim ini menunjukkan peningkatan yang menggembirakan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada Oktober 2024 silam, SIDO membagikan dividen interim sebesar Rp18 per lembar. Kenaikan ini sejalan dengan pertumbuhan laba per saham yang berhasil dicatatkan SIDO selama periode Januari–September 2025.

Advertisements

Dividen tunai ini akan didistribusikan kepada pemegang saham yang namanya telah tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) atau recording date paling lambat tanggal 12 November 2025 pukul 16.00 WIB. Adapun pembayaran dividen oleh SIDO akan dilaksanakan pada tanggal 20 November 2025.

Sido Muncul (SIDO) Raih Omzet Rp2,72 Triliun, Laba Bersih Tumbuh 5,19% Kuartal III/2025

Selama periode sembilan bulan tahun 2025, kinerja keuangan SIDO menunjukkan tren positif yang konsisten. Perseroan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp2,72 triliun, meningkat 3,89% secara tahunan (Year-on-Year/YoY) dibandingkan dengan Rp2,62 triliun pada periode yang sama tahun 2024.

Peningkatan pendapatan SIDO ini didorong oleh pertumbuhan kinerja yang solid di sejumlah segmen penjualan utamanya. Segmen jamu herbal dan suplemen, misalnya, mencatatkan pendapatan senilai Rp1,60 triliun, naik 3,92% YoY dari Rp1,54 triliun pada periode Januari–September 2024. Senada, segmen makanan dan minuman juga menunjukkan pertumbuhan pendapatan sebesar 4,39% YoY menjadi Rp1,02 triliun per September 2025.

Di sisi lain, segmen farmasi menjadi satu-satunya yang membukukan penyusutan pendapatan, turun 1,84% YoY menjadi Rp93,53 miliar pada periode yang berakhir September 2025.

Dengan capaian pendapatan tersebut dan pengelolaan beban yang efisien, SIDO berhasil membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, atau laba bersih, senilai Rp818,54 miliar selama Januari–September 2025. Angka ini menandai lonjakan impresif sebesar 5,19% YoY dari Rp778,11 miliar yang tercatat pada periode yang sama tahun 2024.

Kenaikan laba bersih ini turut mendorong peningkatan laba per saham dasar SIDO, yang melonjak ke posisi Rp27,52 per lembar saham. Sebelumnya, pada periode Januari–September 2024, SIDO membukukan laba per saham senilai Rp25,94 per lembar.

Keuangan SIDO juga terpantau sangat sehat, dengan posisi kas mencapai Rp771 miliar per September 2025. Posisi kuat ini berhasil dipertahankan meskipun Perseroan telah mendistribusikan dividen sebesar Rp630 miliar dan melakukan pembelian kembali saham senilai Rp253 miliar. Fondasi utamanya adalah posisi keuangan tanpa utang dan likuiditas yang sangat kuat.

Program pembelian kembali saham (buyback) ini sendiri menegaskan keyakinan manajemen terhadap nilai intrinsik jangka panjang SIDO serta komitmen untuk memberikan nilai tambah kepada pemegang saham.

Untuk kemudahan informasi, berikut adalah jadwal lengkap pembagian dividen interim SIDO:

  • Cum dividen di pasar reguler : 10 November 2025
  • Cum dividen di pasar tunai : 12 November 2025
  • Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi : 11 November 2025
  • Ex dividen di pasar tunai : 13 November 2025
  • Recording date : 12 November 2025
  • Pembayaran dividen : 20 November 2025

Ringkasan

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO) mengumumkan pembagian dividen interim sebesar Rp22 per saham, atau total Rp660 miliar, kepada pemegang saham. Keputusan ini didasarkan pada kinerja keuangan yang solid dengan pendapatan Rp2,72 triliun dan laba bersih Rp818,54 miliar selama periode Januari-September 2025. Dividen interim ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp18 per saham.

Dividen tunai akan dibagikan kepada pemegang saham yang terdaftar paling lambat 12 November 2025, dengan pembayaran dilakukan pada 20 November 2025. Kinerja SIDO menunjukkan pertumbuhan positif di segmen jamu herbal dan suplemen serta makanan dan minuman, meskipun segmen farmasi mengalami penurunan pendapatan. Jadwal lengkap pembagian dividen mencakup cum dividen di pasar reguler pada 10 November 2025 dan ex dividen di pasar reguler pada 11 November 2025.

Advertisements