Harga emas cetak rekor all-time high, kondisi geopolitik dan The Fed jadi katalis
Harga emas mencapai rekor tertinggi US$4.386,32 per ons, didorong ketegangan geopolitik dan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed.
Harga emas mencapai rekor tertinggi US$4.386,32 per ons, didorong ketegangan geopolitik dan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed.
Harga buyback emas Antam mencapai rekor tertinggi baru Rp2.361.000 pada 22 Desember 2025, didorong oleh kenaikan harga emas global dan kebijakan moneter AS.
Harga emas naik akibat ketidakpastian geopolitik Ukraina dan prospek suku bunga The Fed. Emas spot di US$4.070,39 per troy ounce, turun 0,17%.
Harga emas Antam di Pegadaian naik pada Kamis, 9 Oktober 2025. Emas 1 gram dijual Rp2.411.000, buyback Rp2.143.000, seiring tren global dan permintaan aset aman.
Harga emas dan IHSG diprediksi menguat hingga akhir 2025 akibat shutdown AS dan ekspektasi penurunan suku bunga The Fed.
Harga emas melemah 0,5% ke US$3.845 per troy ounce setelah komentar pejabat The Fed Lorie Logan yang menyerukan kehati-hatian dalam pemangkasan suku bunga.
Manajer investasi fokus pada saham komoditas dan emas saat IHSG menguat, dengan strategi diversifikasi dan alokasi aset fleksibel untuk return berkelanjutan.