Tok! RUPSLB PIK 2 (PANI) Setujui Rencana Rights Issue dan Akuisisi Saham CBDK

Babaumma – , JAKARTA — Emiten properti afiliasi Sugianto Kusuma alias Aguan, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) meraih persetujuan atas seluruh mata acara dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Office Tower Agung Sedayu Group, Jakarta, Kamis (9/10/2025).

Advertisements

PANI diketahui meminta persetujuan pemegang saham terkait rencana penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) III atau rights issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 1,2 miliar saham baru.

Perseroan juga meminta restu menambah penyertaan saham PT Bangun Kosambi Sukses Tbk. (CBDK) dan meningkatkan kepemilikan pada sejumlah entitas anak. 

“Setuju semua dan tiga agenda tersebut menggunakan kuorum pemegang saham independen,” ujar Corporate Secretary PANI, Christy Grassela, kepada Bisnis

Advertisements

Dengan demikian, keputusan RUPSLB sah jika disetujui pemegang saham independen bukan seluruh pemegang saham. Pemegang saham independen merupakan pihak yang tidak memiliki benturan kepentingan langsung terhadap agenda yang dibahas. 

: Pengendali PIK 2 (PANI) Lepas 178 Juta Saham, Kantongi Dana Rp2,5 Triliun

Terkait dengan right issue, PANI sejauh ini belum menentukan menentukan harga pelaksanaan. Namun demikian, jika mengacu keterbukaan informasi, perseroan mengasumsikan potensi perolehan dana mencapai sekitar Rp16,73 triliun.  

Sebelumnya, Christy menjelaskan bahwa dana rights issue akan difokuskan untuk membeli saham CBDK dari dua pemegang saham afiliasi, yakni PT Agung Sedayu dan PT Tunas Mekar Jaya dengan harga pembelian sebesar Rp6.450 per saham. 

“Harga yang kami lihat wajar dan juga sudah diverifikasi oleh jasa penilai yang sudah berlisensi di OJK menyebutkan bahwa harga akuisisi nanti jatuh pada Rp6.450 per saham,” ujarnya dalam Public Expose Live 2025 beberapa waktu lalu. 

PANI berencana memborong 44,1% saham CBDK dari dua pemegang saham tersebut dengan nilai sebesar-besarnya Rp16,25 triliun. Pembelian tersebut akan membuat kepemilikan perseroan di CBDK naik dari posisi 45,9% menjadi 90%. Adapun, sisa dana bakal dialokasikan untuk penyertaan saham baru di tiga entitas anak lainnya.

“Jika rencana tersebut berjalan lancar tentunya sesuai dengan POJK dan juga mendapat persetujuan dari OJK pada akhir tahun transaksi rights issue ketiga ini akan rampung pada bulan Desember mendatang,” pungkas Christy. 

Pratama Abadi Nusa Industri Tbk. – TradingView

— 

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Advertisements