
Babaumma – Harga emas Antam menunjukkan kenaikan signifikan pada perdagangan Kamis, 18 Desember 2025. Tercatat, harga emas batangan dari Antam kini mencapai Rp 2.487.000 per gram, melonjak sebesar Rp 17.000 dibandingkan harga pada Rabu (17/12) yang berada di level Rp 2.470.000 per gram.
Kenaikan ini juga tercermin pada harga penjualan kembali atau buyback emas Antam, yang ikut naik Rp 17.000. Saat ini, harga buyback emas berada di angka Rp 2.346.000 per gram, lebih tinggi dari sebelumnya yang hanya Rp 2.330.000 per gram. Dengan demikian, masyarakat yang ingin menjual koleksi emasnya akan mendapatkan harga yang lebih menguntungkan.
Bagi para investor emas batangan yang telah mengakumulasi logam mulia ini sejak November 2022, atau sekitar tiga tahun lalu, momen ini sungguh menguntungkan. Mengingat harga emas pada 26 November 2022 hanya Rp 936.000 per gram, potensi keuntungan yang disebut “cuan” sangat besar. Sebagai contoh, jika seseorang membeli 5 gram emas dengan total Rp 4.680.000 pada saat itu, nilai jualnya saat ini bisa mencapai Rp 11.730.000 (sebelum dipotong pajak). Ini berarti keuntungan bersih yang diraih dari penjualan 5 gram emas Antam tahun 2022 tersebut bisa mencapai Rp 7.050.000.
Di pasar global, harga emas dunia terpantau stabil di kisaran rendah USD 4.300 pada Rabu (17/12) atau Kamis (18/12) waktu setempat. Stabilitas ini terjadi di tengah pertimbangan investor terhadap berbagai faktor makroekonomi dan geopolitik. Pasar tenaga kerja Amerika Serikat yang mulai mendingin, pelemahan nilai dolar AS, serta babak baru ketegangan geopolitik, semuanya turut memengaruhi pergerakan harga emas. Para pelaku pasar kini juga menantikan rilis data inflasi AS yang krusial, yang diperkirakan akan menjadi penentu arah pasar hingga akhir tahun.
Pada sesi perdagangan terakhir, harga emas spot mengalami kenaikan tipis 0,4 persen, mencapai USD 4.318,99 per troy ounce. Senada, harga emas berjangka AS juga menguat 0,4 persen, menyentuh angka USD 4.348,10. Perlu dicatat, kinerja emas sepanjang tahun ini (year-to-date) sangat impresif, dengan kenaikan sekitar 65 persen, menjadikannya salah satu kinerja tahunan terkuat dalam beberapa dekade terakhir. Kelemahan dolar AS secara keseluruhan, yang berada di dekat level terendah dalam beberapa bulan terakhir, juga turut menjadikan emas yang dihargai dolar AS lebih menarik bagi pembeli di luar negeri.
Namun, pergerakan selanjutnya dari harga emas dunia akan sangat bergantung pada laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) AS. Apabila data inflasi menunjukkan perlambatan, pasar mungkin akan semakin condong pada skenario pemotongan suku bunga di tahun 2026, yang berpotensi membuka jalan bagi harga emas untuk melampaui kisaran konsolidasi saat ini dan naik lebih tinggi. Sebaliknya, jika inflasi justru menunjukkan peningkatan, harga emas berpotensi mengalami penurunan, mendekati level support di sekitar USD 4.300, terutama jika imbal hasil obligasi dan nilai dolar AS kembali menguat.
Sebagai informasi tambahan bagi masyarakat yang tertarik pada investasi emas, berikut adalah rincian harga emas Antam hari ini, Kamis (18/12), untuk berbagai ukuran dari 0,5 gram hingga 1.000 gram, yang tersedia di BELM – Setiabudi One, Jakarta Selatan:
– Harga emas 0,5 gram: Rp1.293.500
– Harga emas 1 gram: Rp2.487.000
– Harga emas 2 gram: Rp4.914.000
– Harga emas 3 gram: Rp7.346.000
– Harga emas 5 gram: Rp12.210.000
– Harga emas 10 gram: Rp24.365.000
– Harga emas 25 gram: Rp60.787.000
– Harga emas 50 gram: Rp121.495.000
– Harga emas 100 gram: Rp242.912.000
– Harga emas 250 gram: Rp607.015.000
– Harga emas 500 gram: Rp1.213.820.000
– Harga emas 1.000 gram: Rp2.427.600.000
Ramalan Zodiak Gemini dan Cancer 18 Desember 2025: Mulai dari Cinta, Karir, Kesehatan dan Keuangan