Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat penanganan serta pemulihan wilayah terdampak banjir dan longsor di Provinsi Aceh. Urgensi langkah ini semakin meningkat seiring dengan semakin dekatnya bulan suci Ramadan, yang menuntut perhatian khusus terhadap kondisi masyarakat.
Pernyataan penting tersebut disampaikan Pratikno usai menghadiri rapat koordinasi penanganan bencana yang berlangsung di Kantor Gubernur Aceh. Rapat strategis ini turut dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh, kepala satuan kerja pemerintah daerah, Badan SAR Nasional (Basarnas), serta perwakilan organisasi masyarakat sipil. Kehadiran beragam pihak ini mencerminkan upaya kolektif dalam menghadapi krisis.
Dalam kesempatan tersebut, Pratikno mengapresiasi signifikan penanganan bencana di Aceh yang menunjukkan progres positif berkat sinergi antarpihak. “Kami mengapresiasi pemerintah daerah, TNI, Polri, organisasi masyarakat sipil, serta para pihak yang telah bahu-membahu memberikan bantuan dan dukungan,” ujar Pratikno di Banda Aceh, pada Kamis (25/12), sebagaimana dikutip dari Antara. Kerja sama lintas sektor ini menjadi kunci keberhasilan upaya pemulihan.
Lebih lanjut, Pratikno mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini memprioritaskan percepatan pembangunan hunian sementara (huntara). Pembangunan ini bertujuan untuk memastikan warga terdampak memiliki tempat tinggal yang layak dan manusiawi sembari menunggu proses pembangunan hunian tetap yang lebih permanen.
Selain fokus pada aspek hunian, pemerintah juga secara intensif menyiapkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjelang Ramadan. Persiapan ini mencakup, namun tidak terbatas pada, pemulihan fasilitas ibadah vital seperti masjid dan musala, agar aktivitas keagamaan dapat berjalan normal di tengah tantangan pasca-bencana.
Menutup pernyataannya, Pratikno menegaskan komitmennya untuk segera menyampaikan hasil rapat penanganan bencana ini kepada kementerian dan lembaga terkait. Hal ini penting untuk memastikan koordinasi lintas sektor berjalan optimal dan terpadu dalam seluruh proses pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh, demi mencapai hasil yang efektif dan berkelanjutan.