Daftar saham tercuan dan terboncos pekan ini: Ada INCO-POLU

Jakarta, IDN Times – Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang pekan 22-26 Desember 2025 menunjukkan tren koreksi. Meskipun demikian, dinamika pasar saham tetap menarik dengan adanya sejumlah emiten yang mencatat penguatan signifikan (top gainers) maupun penurunan tajam (top losers).

Advertisements

Berdasarkan data resmi dari Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP) berhasil memimpin daftar saham paling ‘cuan’ dengan lonjakan fantastis mencapai 94,61 persen. Di sisi lain, PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) menghadapi tekanan terberat, anjlok 37,85 persen, menjadikannya saham dengan koreksi terdalam pada periode tersebut.

Berikut adalah rincian mengenai saham-saham dengan kinerja terbaik dan terburuk sepanjang periode perdagangan pekan ini:

Saham-Saham dengan Kinerja Terbaik (Top Gainers)

Advertisements

Pada pekan ini, beberapa emiten berhasil menarik perhatian investor dengan kenaikan harga saham yang impresif. Berikut adalah daftar lengkap top gainers yang mencatat pertumbuhan tertinggi:

  1. PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP) naik 94,61 persen menjadi Rp650 per saham

  2. PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) naik 39,87 persen menjadi Rp214 per saham

  3. PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) naik 32,72 persen menjadi Rp645 per saham

  4. PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) naik 31,25 persen menjadi Rp630 per saham

  5. PT Net Visi Media Tbk (NETV) naik 24,79 persen menjadi Rp146 per saham

  6. PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) naik 24,32 persen menjadi Rp276 per saham

  7. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) naik 22,87 persen menjadi Rp5.050 per saham

  8. PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk (YULE) naik 22,22 persen menjadi Rp3.300 per saham

  9. PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) naik 20,94 persen menjadi Rp2.050 per saham

  10. PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) naik 17,50 persen menjadi Rp282 per saham

Saham-Saham dengan Koreksi Terdalam (Top Losers)

Kontras dengan para ‘cuan’, sejumlah saham lainnya justru mengalami tekanan jual yang signifikan, mencatatkan penurunan harga yang tajam. Berikut adalah daftar top losers sepanjang pekan ini:

  1. PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) turun 37,85 persen menjadi Rp220 per saham

  2. PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) turun 27,78 persen menjadi Rp338 per saham

  3. PT Superbank Tbk (SUPA) turun 24,80 persen menjadi Rp925 per saham

  4. PT SinergiMulti Lestarindo Tbk (SMLE) turun 22,60 persen menjadi Rp161 per saham

  5. PT Buana Artha Anugerah Tbk (STAR) turun 22,57 persen menjadi Rp422 per saham

  6. PT Pudjiadi Prestige Tbk (PUDP) turun 21,61 persen menjadi Rp780 per saham

  7. PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) turun 21,09 persen menjadi Rp202 per saham

  8. PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT) turun 20,86 persen menjadi Rp1.195 per saham

  9. PT Golden Flower Tbk (POLU) turun 20,49 persen menjadi Rp13.100 per saham

  10. PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) turun 19,61 persen menjadi Rp410 per saham.

Koreksi IHSG dan Penurunan Kapitalisasi Pasar Bursa

Secara keseluruhan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup pekan perdagangan ini dengan koreksi sebesar 0,83 persen, parkir di level 8.537,911. Angka ini lebih rendah dibandingkan penutupan pekan sebelumnya yang berada di level 8.609,551. Penurunan IHSG menunjukkan adanya sentimen jual yang dominan di pasar saham selama periode tersebut.

Koreksi pada IHSG ini juga sejalan dengan penurunan pada kapitalisasi pasar bursa. Tercatat, nilai kapitalisasi pasar mengalami penyusutan 1,17 persen, dari sebelumnya Rp15.788 triliun menjadi Rp15.603 triliun. Hal ini mengindikasikan adanya pergeseran signifikan dalam valuasi keseluruhan Bursa Efek Indonesia selama pekan perdagangan terakhir.

Advertisements