Warren Buffett pensiun, saham Berkshire cuan 6,1 juta persen dalam 60 tahun

Era kepemimpinan Warren Buffett sebagai CEO Berkshire Hathaway resmi berakhir pada 31 Desember lalu, menandai momen bersejarah setelah memegang kendali perusahaan investasi raksasa tersebut sejak tahun 1965. Sejak tongkat estafet kepemimpinan diserahkan kepadanya, saham Berkshire Hathaway telah mencatatkan kenaikan yang fantastis hingga jutaan persen, menjadikannya salah satu kisah sukses terbesar dalam sejarah korporasi modern. Dengan transisi ini, mulai 1 Januari, kursi CEO kini diduduki secara resmi oleh Greg Abel.

Advertisements

Kehebatan Buffett dalam memimpin Berkshire Hathaway tidak terbantahkan. Dikutip dari Reuters pada Jumat (2/1), dalam kurun waktu 60 tahun kepemimpinannya, saham Berkshire berhasil melonjak sekitar 6.100.000 persen. Angka ini jauh melampaui kinerja indeks S&P 500 yang, meskipun juga tumbuh, hanya mencatatkan kenaikan sekitar 46.000 persen, bahkan termasuk dividen. Capaian ini menjadi bukti nyata visi dan strategi investasi jangka panjang yang dijalankan “Oracle of Omaha”.

Meskipun demikian, seperti pasar pada umumnya, saham Berkshire pun tidak luput dari dinamika fluktuasi. Pada penutupan perdagangan Rabu (31/12), saham Berkshire kelas A sedikit terkoreksi 0,1 persen, ditutup pada level USD 754.800. Sementara itu, saham kelas B juga melemah tipis 0,2 persen menjadi USD 502,65. Penurunan ini sejalan dengan kondisi pasar yang lebih luas, di mana S&P 500 juga tercatat terkoreksi 0,7 persen pada waktu yang sama.

Berkshire Hathaway kini membawahi sebuah konglomerasi bisnis yang sangat beragam. Portofolionya membentang dari perusahaan asuransi raksasa seperti Geico, operator kereta api BNSF, hingga puluhan bisnis manufaktur dan energi. Tidak hanya itu, perusahaan ini juga memiliki deretan merek ritel ternama yang akrab di masyarakat, termasuk Brooks, Dairy Queen, Fruit of the Loom, dan See’s Candies. Hingga akhir September, kekuatan finansial Berkshire tercermin dari kepemilikan kas dan setara kas sebesar USD 381,7 miliar.

Advertisements

Meski telah menyerahkan jabatan CEO, Warren Buffett tidak sepenuhnya meninggalkan perannya di Berkshire Hathaway. Ia akan tetap menjabat sebagai chairman perusahaan dan berencana untuk terus aktif datang ke kantor pusat Berkshire di Omaha, Nebraska. Keputusan ini menunjukkan komitmennya untuk terus memberikan bimbingan. Ia juga berencana untuk secara aktif mendampingi Greg Abel selama masa transisi ini, memastikan kelancaran estafet kepemimpinan di perusahaan yang telah ia bangun dengan gemilang.

Sosok yang kini memegang kendali sebagai CEO, Greg Abel, bukanlah wajah baru di Berkshire Hathaway. Ia telah bergabung dengan perusahaan sejak tahun 2000, saat Berkshire mengakuisisi MidAmerican Energy – perusahaan yang kini dikenal sebagai Berkshire Hathaway Energy. Sejak tahun 2018, Abel telah membuktikan kapasitasnya dengan menjabat sebagai wakil ketua, bertanggung jawab mengelola seluruh bisnis non-asuransi yang menjadi bagian penting dari kerajaan Berkshire.

Dengan jabatan barunya, Greg Abel akan melanjutkan pengawasan atas bisnis inti seperti kereta api BNSF, sektor manufaktur, dan energi. Sementara itu, struktur manajemen baru juga memperkenalkan Adam Johnson, CEO NetJets, yang akan langsung membawahi divisi produk konsumen, jasa, dan ritel. Pembagian tugas ini diharapkan dapat mengoptimalkan efisiensi dan inovasi di berbagai lini bisnis Berkshire.

Di tengah transisi kepemimpinan ini, satu pertanyaan penting yang masih menunggu jawaban adalah siapa yang akan mengelola portofolio saham Berkshire yang per akhir September lalu bernilai USD 283,2 miliar. Portofolio investasi ini sangat strategis, mencakup kepemilikan signifikan di perusahaan raksasa seperti Apple dan American Express, yang membutuhkan kejelian dan pengalaman dalam pengelolaannya.

Sebelumnya, nama Todd Combs dan Ted Weschler telah disebut-sebut sebagai kandidat kuat untuk posisi pengelola portofolio. Namun, situasi berubah setelah Todd Combs diketahui beralih ke JPMorgan Chase, meninggalkan teka-teki mengenai siapa yang akan dipercaya untuk memegang kendali atas investasi-investasi besar yang menjadi jantung profitabilitas Berkshire Hathaway.

Advertisements