
Kabar mengenai potensi berakhirnya penayangan Doraemon di stasiun televisi RCTI telah mengejutkan banyak pihak. Serial anak legendaris yang telah menemani generasi di Indonesia selama 35 tahun, sejak 1990, kini berada di ambang ketidakpastian. Isu penghentian tayang ini mencuat setelah para netizen mendapati bahwa Doraemon tidak lagi tercantum dalam daftar jadwal tayang RCTI mulai 29 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Lebih lanjut, tim Katadata.co.id melakukan pantauan di laman resmi RCTI+ dan mengonfirmasi bahwa serial kesayangan ini memang tidak masuk dalam jadwal sejak 30 Desember 2025 hingga hari ini, 5 Januari 2026.
Jadwal tayang RCTI pada 30 Desember 2025 sampai 5 Januari 2026 (RCTI Plus)
Namun, terdapat informasi yang bertentangan. Laman resmi MNC Vision justru masih menampilkan Doraemon dalam daftar tayang untuk saluran RCTI 80 pada 5 Januari, meskipun tidak tersedia di saluran RCTI 430. Amidst kebingungan ini, Katadata.co.id telah berupaya mengonfirmasi langsung kepada tim program di RCTI dan melalui email resmi, namun hingga kini belum ada tanggapan.
Situasi ini semakin memicu reaksi publik. Kolom komentar di akun Instagram RCTI dibanjiri oleh pertanyaan dan ungkapan kekecewaan netizen terkait kabar penghentian serial anak Doraemon. Sayangnya, pihak perusahaan belum memberikan balasan maupun informasi resmi yang dapat meredakan spekulasi yang berkembang.
Sejarah Doraemon
Untuk memahami mengapa kabar ini begitu menggemparkan, ada baiknya kita menilik kembali perjalanan panjang Doraemon. Karakter ikonik ini pertama kali lahir dari imajinasi brilian mangaka Fujiko F. Fujio pada akhir 1960-an. Kisahnya berpusat pada Doraemon, seekor robot kucing biru dari abad ke-22 yang dikirim kembali ke masa lalu untuk membimbing Nobita Nobi, seorang anak yang dikenal ceroboh dan pemalas, demi masa depan yang lebih cerah. Ciri khas utama serial ini adalah “kantong ajaib” di perut Doraemon yang selalu menyimpan berbagai alat futuristik nan unik, menjadi sumber solusi (dan kadang masalah) bagi Nobita.
Adaptasi anime Doraemon pertama kali diproduksi pada tahun 1973, namun versi ini tidak bertahan lama. Serial yang kemudian menjadi sangat populer dan berumur panjang adalah produksi anime kedua yang dimulai pada tahun 1979, sebagaimana diungkapkan oleh laman resmi TV Asahi Jepang. Di balik kesuksesan produksi ini, terdapat nama besar Shin-Ei Animation sebagai studio utama, yang bekerja sama erat dengan Fujiko Fujio Productions (Fujiko-Pro) sebagai pemegang hak cipta, serta TV Asahi sebagai stasiun televisi penyiar utama di Jepang.
Doraemon (Shin-Ei Animation)
Perlu diketahui, Shin-Ei Animation juga dikenal luas sebagai studio di balik anime populer lainnya, seperti Crayon Shin-chan.
Di negeri asalnya, Jepang, Doraemon awalnya disiarkan dalam format episode pendek berdurasi sekitar enam menit, tayang setiap Senin hingga Sabtu antara pukul 18.50 – 19.00 waktu setempat. Seiring dengan peningkatan popularitas yang pesat, menurut Doraemon Wiki, format penayangan kemudian diubah mulai Oktober 1981 menjadi tayangan mingguan berdurasi 30 menit. Setiap episode mingguan ini umumnya terdiri dari dua segmen cerita, masing-masing berdurasi sekitar 10–15 menit, memberikan lebih banyak ruang untuk petualangan Nobita dan Doraemon.
Serial Doraemon versi 1979 akhirnya menuntaskan perjalanannya pada 25 Maret 2005, dengan total 1.787 episode reguler dan 30 episode spesial. Namun, kisah Doraemon tidak berhenti di situ. Shin-Ei Animation kembali memproduksi seri terbaru yang mulai tayang pada 15 April 2005 di TV Asahi, berkolaborasi dengan Asatsu-DK sebagai penerus resmi dari versi sebelumnya. Versi Doraemon tahun 2005 ini sering disebut sebagai Mizuta Edition, merujuk pada Wasabi Mizuta, pengisi suara Doraemon yang baru. Hingga kini, versi ini masih terus diproduksi dan tersebar luas di berbagai negara, khususnya di kawasan Asia.
Pada tahun 2017, tim produksi Doraemon melakukan pembaruan signifikan pada tampilan animasinya. Perubahan ini mencakup penggunaan warna yang lebih cerah dan bersih, serta penggantian latar belakang bergaya cat air dengan tampilan warna yang lebih tegas. Pembaruan ini bertujuan untuk membuat Doraemon terlihat lebih modern dan relevan dengan kemajuan teknologi animasi, sekaligus menarik bagi penonton generasi baru. Saat ini, sebagian besar Doraemon versi internasional telah mengadopsi gaya animasi terbaru tersebut, menjaga agar serial ini tetap segar dan menarik.
Popularitas Doraemon melampaui batas negara, dengan distribusinya ke berbagai penjuru dunia dan pengalihsuaraan ke dalam banyak bahasa. Untuk pasar Amerika Serikat misalnya, versi dubbing bahasa Inggris diproduksi melalui kerja sama antara Fujiko-Pro, TV Asahi, dan Shin-Ei Animation dengan Bang! Zoom Entertainment. Serial ini bahkan sempat menghiasi layar kaca di Disney XD dan Disney Channel, menunjukkan daya tariknya yang universal.
Sejarah Doraemon di Indonesia
Di Indonesia, perjalanan Doraemon juga tak kalah panjang dan penuh kenangan. Distribusi tayangan serial animasi ini dipercayakan kepada ADK Indonesia, yang sebelumnya dikenal sebagai PT Perdana International Media Marketing Group (IMMG Indonesia), berkolaborasi dengan Animation International Indonesia. Menurut informasi dari Doraemon fandom, serial animasi ini pertama kali mengudara di tanah air pada tahun 1990, segera menjadi bagian tak terpisahkan dari hari Minggu pagi anak-anak Indonesia.
Selain di RCTI, sejak 12 Oktober 2023, anime Doraemon juga mulai tayang di saluran afiliasi RCTI, yaitu GTV. Penayangan ini menjadi bagian dari perayaan ulang tahun ke-21 GTV, menambah pilihan bagi penggemar setia. Selama bertahun-tahun, berbagai versi Doraemon telah ditayangkan. Versi 1979 disiarkan dari tahun 1990 hingga 2011, kemudian dilanjutkan dengan versi 2005 sejak 2011 hingga saat ini. Menariknya, versi 1979 sempat dihadirkan kembali pada periode 2014–2015, mengobati kerinduan para penggemar lama.
Secara spesifik di RCTI, Doraemon memiliki jam tayang yang sangat melekat di ingatan publik. Sejak 1990, serial ini konsisten disiarkan setiap hari Minggu pukul 08.00 WIB. Kemudian, sejak 14 Februari 2021, jadwal tayangnya bergeser sedikit menjadi pukul 08.30 WIB, tetapi tetap mempertahankan posisinya sebagai tontonan wajib di pagi akhir pekan. Sebagai catatan sejarah, SCTV juga pernah menayangkan Doraemon pada tahun 1990, saat wilayah siarannya masih terbatas di Surabaya dan beberapa kota di Jawa Timur. Namun, SCTV menghentikan penayangan Doraemon pada tahun 1993 setelah mulai bersiaran secara nasional.