
Babaumma – , JAKARTA — Keputusan Bank Indonesia (BI) untuk mempertahankan suku bunga acuan pada level stabil dinilai membawa dampak positif dan angin segar bagi prospek sektor properti di Tanah Air, termasuk bagi PT Metropolitan Land Tbk. (MTLA).
Direktur MTLA, Olivia Surodjo, menegaskan bahwa stabilitas suku bunga merupakan faktor krusial dalam menjaga minat beli masyarakat, khususnya untuk segmen hunian yang sangat bergantung pada skema pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Dengan tidak berubahnya BI Rate, bunga KPR tetap berada pada level yang kompetitif dan menarik bagi calon konsumen.
Menurut Olivia, kondisi makroekonomi yang mendukung ini berperan penting dalam memelihara momentum minat beli, di tengah upaya pemulihan daya beli dan kepercayaan konsumen yang masih terus berlangsung. Ini menciptakan fondasi yang kokoh bagi pertumbuhan sektor properti.
: Siasat Emiten Properti BSDE, MTLA Cs Pacu Kinerja Kala BI Rate Tetap
“Meskipun dampaknya mungkin tidak terasa secara langsung dan instan, kebijakan suku bunga yang stabil secara signifikan mendukung kinerja penjualan perseroan sepanjang tahun ini,” ujar Olivia pada Kamis (22/1/2026).
Olivia menambahkan, stabilitas suku bunga juga diyakini mampu mempercepat proses pengambilan keputusan pembelian properti, terutama untuk segmen residensial. Ditambah lagi dengan adanya insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP), peluang terjadinya transaksi di pasar properti dinilai semakin terbuka lebar dan menarik bagi konsumen.
: : Metland (MTLA) Ungkap PPN DTP Topang Penjualan hingga 50% per September 2025
Meski demikian, MTLA tetap menerapkan pendekatan strategis penjualan yang selektif. Perseroan berfokus menghadirkan produk-produk yang secara presisi sesuai dengan kebutuhan dan preferensi pasar properti saat ini. Secara khusus, MTLA menargetkan segmen first home buyer yang diidentifikasi masih memiliki potensi permintaan yang sangat besar dan menjanjikan.
Untuk tahun 2026, target marketing sales MTLA masih dalam tahap finalisasi. Namun, secara umum, perseroan membidik peningkatan marketing sales dibandingkan tahun sebelumnya, baik dari sisi pre-sales maupun recurring income. Optimisme ini didukung kuat oleh strategi pengembangan produk yang inovatif serta kebijakan makroekonomi yang relatif kondusif.
: : Metropolitan Land (MTLA) Optimistis Raih Marketing Sales Rp2 Triliun Tahun Ini
Dari perspektif industri secara keseluruhan, outlook sektor properti domestik pada tahun ini dinilai relatif stabil, khususnya untuk segmen hunian. Dukungan dari suku bunga yang terjaga, insentif berkelanjutan dari pemerintah, serta kebutuhan hunian yang tetap tinggi menjadi faktor pendorong utama kinerja positif sektor ini.
Kendati demikian, MTLA tetap mewaspadai sejumlah tantangan yang mungkin muncul, mulai dari fluktuasi daya beli masyarakat hingga dinamika ekonomi global yang berpotensi memengaruhi pasar. “Pengembang harus lebih adaptif dan fokus pada pengembangan produk yang terjangkau serta memiliki nilai tambah yang kuat,” tutupnya.
Sebagai informasi, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang diselenggarakan pada Januari 2026.
Metropolitan Land Tbk. – TradingView ______
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.