Prabowo siapkan pembuatan lembaga kelola dana umat, berpotensi kelola Rp 500 T

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rencana ambisius untuk membentuk sebuah lembaga khusus yang akan mengelola dana umat. Potensi pengelolaan dana tersebut diperkirakan dapat mencapai angka fantastis, yakni ratusan triliun rupiah.

Advertisements

Pengumuman penting ini disampaikan Prabowo dalam acara pelantikan kepengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang berlangsung di Jakarta, pada hari Sabtu (7/2). Ia menambahkan bahwa gagasan ini merupakan hasil laporan yang diterimanya dari Menteri Agama, Nasaruddin Umar, mengenai potensi besar dana umat.

“Saya mendapatkan laporan dari Menteri Agama, kalau semua dikelola dengan baik, jumlahnya minimal bisa Rp 500 triliun dalam satu tahun,” ujar Prabowo. Meskipun demikian, rincian mengenai mekanisme pengumpulan dan pengelolaan dana umat tersebut belum dijelaskan secara lebih lanjut oleh Prabowo.

Pada kesempatan yang sama, Prabowo juga menjanjikan hibah lahan strategis untuk MUI di area prestisius depan Bundaran Hotel Indonesia (HI). Lahan seluas 4.000 meter persegi ini tidak hanya diperuntukkan bagi MUI, melainkan juga dapat dimanfaatkan oleh berbagai lembaga dan organisasi masyarakat Islam lainnya.

Advertisements

Baca juga:

  • Prabowo akan Beri Lahan 4.000 Meter di Bundaran HI untuk MUI

Lebih lanjut, Prabowo memaparkan rencana pembangunan gedung pencakar langit di atas lahan tersebut. “Kita akan bangun gedung, terserah Menteri Agama (rencana pembangunannya), rencananya 40 lantai,” ungkap Prabowo, menunjukkan visi jangka panjang untuk kawasan tersebut.

Prabowo menjelaskan bahwa inisiatif pemberian lahan ini bermula dari masukan Nasaruddin Umar. Menteri Agama pernah menyampaikan kepadanya bahwa alamat kantor MUI saat ini kurang representatif dan tidak jelas.

“Saya juga tidak tahu persis di mana kantor MUI. Tapi nanti, kantor-kantor institusi Islam akan ada di jantung Ibu Kota,” tegasnya, menyoroti pentingnya kehadiran fisik lembaga-lembaga keislaman di pusat kota.

Dengan langkah ini, Prabowo berharap kawasan Bundaran HI tidak hanya didominasi oleh deretan hotel dan pusat perbelanjaan. “Tapi nanti ada gedung yang akan diperuntukkan lembaga-lembaga Islam,” pungkasnya, menandai era baru bagi peran dan visibilitas institusi Islam di jantung Ibu Kota.

Advertisements