Warga Malaysia jual domain AI.com Rp 1,17 triliun, termahal di dunia

Pengusaha teknologi asal Malaysia, Arsyan Ismail, resmi menjual nama domain AI.com dengan harga US$ 70 juta atau Rp 1,17 triliun (kurs Rp 16.799 per dolar AS). Transaksi ini memecahkan rekor sebagai penjualan domain termahal yang pernah diungkap ke publik sebelumnya CarInsurance.com sebesar US$ 49,7 juta pada 2010.

Advertisements

Mengutip Fintech News Malaysia pada Selasa (10/2), Ismail menjual AI.com kepada CEO Crypto.com Kris Marszalek pada April 2025 melalui broker Larry Fischer. Menariknya, pembayaran dilakukan sepenuhnya menggunakan mata uang kripto.

Marszalek berencana menjadikan AI.com sebagai merek utama untuk platform kecerdasan buatan konsumen yang tengah dikembangkan Crypto.com. Platform ini dijadwalkan meluncur bertepatan dengan Super Bowl LX, panggung strategis untuk memperkenalkan produk teknologi ke audiens global.

Layanan itu akan menghadirkan agen AI pribadi yang membantu pengguna melakukan berbagai aktivitas misalnya berkirim pesan, mengelola aplikasi hingga memperdagangkan saham.

Advertisements

Menurut Marszalek, kepemilikan domain kategori utama seperti AI.com sangat krusial dalam membangun pengenalan dan kepercayaan merek di tengah persaingan ketat industri teknologi. Meski mengusung fitur yang mirip dengan agen AI populer saat ini, platform AI.com diklaim akan hadir dengan antarmuka yang lebih sederhana, menyasar pengguna non-teknis.

Isu privasi juga menjadi perhatian utama. Crypto.com menyebut data pengguna akan dienkripsi dengan kunci individual guna merespons kekhawatiran publik terkait keamanan data di layanan berbasis AI.

Marszalek telah menerima sejumlah tawaran besar untuk menjual kembali domain tersebut. Namun ia memilih mempertahankannya demi strategi jangka panjang di pasar teknologi yang kompetitif.

Penjualan AI.com ini sekaligus menegaskan melonjaknya nilai domain pendek dan mudah dikenali di era kecerdasan buatan. Di tengah gelombang adopsi AI global, nama domain kini tak sekadar alamat digital, melainkan aset strategis bernilai miliaran rupiah.

Advertisements