
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan hari ini, Kamis (19/2), dengan performa yang kurang menggembirakan. Indeks acuan ini terkoreksi 0,43% atau anjlok 36,15 poin, sehingga parkir di level 8.274. Pelemahan signifikan ini turut dipicu oleh lesunya kinerja saham-saham perbankan, menyusul keputusan Bank Indonesia (BI) untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75%.
Sektor perbankan memang menghadapi tekanan signifikan di hari ini. Saham emiten raksasa seperti PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) tercatat jeblok 3,79% ke level Rp 5.075, sementara PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga mengalami penurunan sebesar 1,37% menjadi Rp 7.175. Tak ketinggalan, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) harus terkoreksi 1,57% ke Rp 3.770, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) melemah 0,89% menuju Rp 4.450.
Merujuk pada data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), aktivitas pasar hari ini cukup masif. Volume transaksi mencapai 53,30 miliar saham dengan frekuensi perdagangan sebanyak 3,33 juta kali. Meski demikian, penurunan IHSG mencerminkan dominasi sentimen negatif, terbukti dari 366 saham yang terkoreksi, berbanding 326 saham yang menguat, dan 127 saham yang stagnan. Total kapitalisasi pasar saat ini tercatat Rp 14.998 triliun, dengan total nilai transaksi harian mencapai Rp 26,23 triliun.
Kondisi pasar yang lesu juga terasa di berbagai sektor. Tercatat, lima dari 11 sektor yang ada di BEI harus puas parkir di zona merah. Selain sektor keuangan, sektor teknologi juga menunjukkan performa yang mengecewakan dengan penurunan sektoral sebesar 1,16%. Beberapa emiten teknologi yang mengalami tekanan antara lain PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) yang turun 1,95% ke level Rp 2.510, PT DCI Indonesia Tbk (DCII) yang anjlok tajam 5,68% ke level Rp 212.000, serta PT Wir Asia Tbk (WIRG) yang melemah 1,19% menjadi Rp 83.
Namun demikian, di tengah sentimen negatif yang melanda sebagian besar pasar, saham-saham emiten industri logam mulia emas justru berhasil mencatat kenaikan signifikan. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) memimpin penguatan dengan melonjak 4,44% ke level Rp 4.230. Kinerja positif juga ditunjukkan oleh PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) yang naik 4,13% menjadi Rp 1.765, serta PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang menguat impresif 7,29% ke level Rp 3.530.
Dari sisi aktivitas perdagangan, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi primadona dengan nilai transaksi tertinggi hari ini, mencapai Rp 2,88 triliun. Posisi kedua ditempati oleh PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) dengan nilai perdagangan sebesar Rp 1,15 triliun, diikuti oleh PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) yang mencatat transaksi sebesar Rp 1,05 triliun.
Daftar top gainers hari ini:
- PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) naik 15,29% ke level Rp 905.
- PT Merry Riana Edukasi Tbk (MERI) naik 9,72% ke level Rp 158.
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) naik 7,30% ke level Rp 9.550.
Daftar top losers hari ini:
- PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) turun 6,02% ke level Rp 125.
- PT DCI Indonesia Tbk (DCII) turun 5,68% ke level Rp 212.000.
- PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) turun 4,17% ke level Rp 46.