Konflik AS-Israel-Iran Memanas, BI Waspadai Dampaknya Rambatannya

Jakarta, IDN Times – Bank Indonesia (BI) tengah mencermati dengan saksama dan mewaspadai dampak berantai dari eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran terhadap perekonomian Indonesia. Situasi ini terjadi di tengah tren perlambatan ekonomi global yang sudah membayangi sebelumnya, menambah kompleksitas tantangan yang ada.

Advertisements

Deputi Gubernur BI, Aida S Budiman, menegaskan bahwa perekonomian global saat ini dilingkupi ketidakpastian yang sangat tinggi, terutama di sektor pasar keuangan. Ketidakpastian ini semakin diperparah dengan meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

“Sebelumnya, fokus kita adalah pada dinamika penurunan Fed Fund Rate (FFR) dan kapan hal itu akan terjadi. Namun, kini telah muncul tantangan baru berupa ketegangan geopolitik antara AS, Israel, dan Iran,” ungkap Aida dalam acara Kontan Share and Learn X BI yang berlangsung di Hotel Kempinski Jakarta, Senin (2/3/2026), menyoroti pergeseran prioritas dalam pengawasan ekonomi global.

1. BI Mencermati Berbagai Indikator Kunci

Advertisements

Dalam menghadapi gelombang ketidakpastian global yang kian meninggi, Bank Indonesia secara proaktif mengidentifikasi dan mencermati tiga jalur utama transmisi risiko yang berpotensi memicu tekanan inflasi di tingkat domestik.

Jalur pertama adalah fluktuasi harga komoditas. BI kini fokus mengamati dengan seksama pergerakan harga minyak dan emas dunia, seraya mewaspadai potensi gejolak pada harga pangan di masa mendatang. Kenaikan harga minyak, khususnya, berpotensi memicu efek domino yang meluas terhadap kenaikan biaya produksi dan distribusi barang, yang pada akhirnya akan merembet ke harga konsumen.

“Kami telah mulai memantau dengan intensif perkembangan harga minyak dan emas, serta memandang penting untuk juga memperhatikan dinamika harga pangan. Peningkatan harga minyak jelas akan berimplikasi pada biaya transportasi dan sektor lainnya,” terang Aida.

2. Stabilitas Rupiah dan Pasar Keuangan Sebagai Prioritas Utama

Jalur kedua yang menjadi perhatian BI adalah pasar keuangan. Bank sentral secara ketat memonitor pergerakan nilai tukar rupiah dan dinamika pasar keuangan lainnya. Volatilitas global yang meningkat dinilai sangat berpotensi memengaruhi stabilitas eksternal perekonomian serta membentuk ekspektasi inflasi di masyarakat.

“Aspek ini kami pantau dan cermati dengan baik, khususnya yang berkaitan langsung dengan stabilitas nilai tukar,” imbuh Aida.

Sementara itu, jalur ketiga adalah volume perdagangan. Perkembangan perdagangan internasional yang melambat atau terganggu berpotensi besar berdampak negatif pada pertumbuhan ekonomi nasional. Dampak ini pada gilirannya akan turut memengaruhi tekanan inflasi di dalam negeri, menciptakan tantangan berantai bagi stabilitas ekonomi secara keseluruhan.

“Tentu saja, hal ini akan memengaruhi proyeksi pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi, dan berbagai indikator makroekonomi lainnya,” jelas Aida, menggarisbawahi keterkaitan kompleks antar sektor.

3. Respons Kebijakan Komprehensif Akan Dirumuskan dalam RDG Bulanan

Di tengah berbagai tantangan ini, Bank Indonesia menegaskan komitmen kuatnya untuk senantiasa menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan aktif hadir di pasar keuangan. Dengan strategi ini, diharapkan laju inflasi dapat tetap terkendali dan tidak membebani masyarakat.

“Saya ingin menggarisbawahi, komitmen Bank Indonesia adalah untuk menjaga stabilitas. Kami akan terus hadir di pasar demi memastikan stabilitas nilai tukar tetap terjaga, termasuk dalam upaya kami mengatasi isu inflasi yang sedang kita diskusikan saat ini,” tegas Aida, menunjukkan kesiapan BI dalam bertindak.

Langkah-langkah kebijakan yang lebih komprehensif dan terkoordinasi akan dibahas secara mendalam serta diumumkan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan Bank Indonesia yang akan datang. Keputusan ini akan diambil berdasarkan evaluasi menyeluruh terhadap data-data ekonomi terbaru dan dinamika risiko global yang terus berkembang.

Dampak Ekonomi yang Pengaruhi Hajat Hidup WNI Akibat Perang AS-Iran
Daftar Negara Timur Tengah yang Terdampak Perang AS-Israel vs Iran
AHY Soroti Dampak Perang Israel-Iran ke Stabilitas Ekonomi Global

Advertisements