Prabowo terima kunjungan PM Anwar Ibrahim di istana, bahas konflik Timur Tengah

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan resmi Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim di Istana Merdeka Jakarta pada Jumat (27/3). Pertemuan tingkat tinggi kedua pimpinan negara ini berlangsung secara tertutup, menandakan fokus pada diskusi substantif dan strategis mengenai isu-isu krusial yang menyangkut kawasan.

Advertisements

Kunjungan PM Anwar Ibrahim ke Indonesia telah diumumkannya sebelumnya melalui akun Instagram pribadinya, @anwaribrahim_my. Pada hari yang sama dengan pertemuan tersebut, ia menuliskan bahwa tujuannya ke Tanah Air adalah untuk mengadakan pertemuan langsung dengan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam unggahan tersebut, Anwar menjelaskan agenda utama pertemuan mereka akan membahas perkembangan situasi konflik di Asia Barat yang semakin memanas. Ia menekankan pentingnya mendiskusikan implikasi konflik ini terhadap stabilitas kawasan dan perekonomian global, yang tentu saja akan berdampak signifikan bagi Malaysia dan Indonesia. “InsyaAllah, pertemuan ini akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk membincangkan perkembangan konflik Asia Barat yang kian meruncing,” tulis Anwar, menggarisbawahi urgensi pembahasan tersebut.

Sebelum pertemuan tatap muka ini, PM Anwar Ibrahim dan Prabowo Subianto telah lebih dulu melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon pada masa Idulfitri awal pekan ini. Diskusi via telepon tersebut mencakup isu sensitif seperti perang antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel, serta membahas rencana kunjungan Anwar ke Indonesia dalam waktu dekat.

Advertisements

Kabar mengenai pembicaraan telepon ini juga diungkapkan oleh Anwar melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @anwaribrahim_my, pada Selasa (24/3). “Sewaktu panggilan telefon bersama Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, semalam, kami bertukar pandangan mengenai pelbagai isu semasa, termasuk konflik Iran-Israel,” kata Anwar dalam unggahan tersebut, menunjukkan koordinasi awal antara kedua pemimpin.

Lebih lanjut, Anwar menyebutkan bahwa ia dan Prabowo telah merencanakan pertemuan dalam waktu dekat sebagai upaya untuk mempererat hubungan bilateral kedua negara serumpun. Dalam diskusi awal tersebut, kedua pemimpin juga saling bertukar pikiran mengenai eskalasi konflik Iran dengan Israel dan AS, serta menekankan pentingnya pendekatan diplomasi yang konstruktif dalam mencari solusi damai bagi isu tersebut.

Menyikapi situasi global, Anwar menegaskan bahwa Malaysia dan Indonesia memiliki pandangan yang sama dalam menyerukan perdamaian. Ia menyatakan komitmennya untuk mendukung dan memperkuat segala upaya diplomatik yang bertujuan meredam konflik yang sedang berlangsung, demi terciptanya stabilitas di tingkat regional dan global.

Advertisements