Katedral Jakarta siapkan 5.000 kursi untuk peringatan Paskah

Gereja Katedral Jakarta telah mempersiapkan secara matang perayaan Tri Hari Suci Paskah dengan menyediakan sekitar 5.000 kursi bagi umat yang akan berpartisipasi dalam rangkaian ibadat dan misa. Susyana Suwadie, Humas Gereja Katedral Jakarta, menjelaskan bahwa untuk mengelola jumlah umat yang hadir dan menjaga kenyamanan, sistem registrasi tetap diterapkan, terutama mengingat kapasitas gedung utama gereja yang terbatas, yaitu sekitar 800 kursi.

Advertisements

“Kami menyiapkan kompleks ini dengan memanfaatkan berbagai ruangan yang ada, termasuk tenda khusus yang kita siapkan. Total kapasitas kursi yang tersedia mencapai 5.000,” ujar Susyana, seperti dikutip pada Jumat (3/4).

Distribusi kapasitas ini meliputi area luar gereja seperti Plaza Maria dan Gua Maria dengan 500 kursi, area tenda yang mampu menampung 3.000 kursi, serta Grha Pemuda lantai 1 dan 4 dengan total 800 kursi. Persiapan ini juga termasuk kursi cadangan yang dipersiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan selama perayaan berlangsung.

Penerapan sistem registrasi ini bukanlah hal baru; telah dilakukan selama beberapa tahun terakhir. Tujuannya adalah untuk mencegah penumpukan atau kerumunan, mengingat antusiasme umat yang tinggi setiap tahunnya sementara ruang utama gereja memiliki daya tampung yang terbatas. Tema Paskah tahun ini yang diangkat adalah “Kepedulian Kepada Keutuhan Alam Ciptaan,” sebuah pesan yang relevan dan mendalam bagi seluruh umat.

Advertisements

Baca juga:

  • BMKG Prakirakan Mayoritas Wilayah RI Hujan Ringan Saat Libur Perayaan Paskah
  • OJK Respons Lonjakan Saham Tak Wajar yang Disorot Anggota DPR
  • Gempa 7,6 Magnitudo Guncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Ini Arahan Prabowo

Rangkaian Misa Kamis Putih akan dilaksanakan sebanyak tiga kali. Misa pertama akan berlangsung pukul 16.30 WIB yang dipimpin oleh Romo Yohanes Doedatus. Kemudian, Misa kedua yang bersifat Hybrid (dapat diikuti secara langsung dan daring) akan dimulai pukul 19.00 WIB bersama Romo Yusup Edi Muljono, dan Misa ketiga pada pukul 21.00 WIB akan dipimpin oleh Romo Macarius Maharsono Probho.

Untuk Ibadat Jumat Agung, umat dapat mengikuti Jalan Salib Kreatif yang dimulai pukul 08.30 WIB. Selanjutnya, ibadat pertama akan dilaksanakan pukul 12.00 WIB, diikuti ibadat kedua (Hybrid) pukul 15.00 WIB, dan ibadat ketiga pada pukul 18.00 WIB.

Perayaan Misa Malam Paskah atau Tirakatan Kebangkitan Tuhan pada hari Sabtu akan diselenggarakan dalam dua sesi. Sesi pertama pukul 17.00 WIB akan dipimpin oleh Romo Macarius Maharsono Probho, sedangkan sesi kedua pukul 21.00 WIB akan dipimpin oleh Romo Yohanes Deodatus.

Puncak perayaan Misa Hari Raya Paskah pada hari Minggu menawarkan tiga pilihan misa. Misa Paskah Pontifikal yang bersifat Hybrid akan dimulai pukul 08.30 WIB dan dipimpin langsung oleh Kardinal Ignatius Suharyo. Dilanjutkan dengan Misa Paskah Pagi atau Misa Keluarga pukul 11.00 WIB bersama Romo Yohanes Deodatus, dan diakhiri dengan Misa Paskah Sore yang juga bersifat Hybrid pada pukul 17.00 WIB, dipimpin oleh Romo Macarius Maharsono Probho.

Advertisements