Jubir Gedung Putih sebelum insiden Trump: Acara akan lucu dan ada tembakan

Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menjadi sorotan tajam setelah sebuah insiden mengejutkan mengguncang jamuan makan malam dengan para wartawan pada Sabtu (25/4). Insiden penembakan yang menyebabkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, harus dievakuasi ini terjadi beberapa jam setelah Leavitt secara ironis menyebut acara tersebut akan menghibur dan diwarnai “tembakan.”

Advertisements

Dalam siaran langsung dengan koresponden Fox News sebelum acara berlangsung, Leavitt dengan penuh semangat menyatakan, “(Acara itu) Akan lucu, akan menghibur, akan ada beberapa tembakan malam ini di ruangan itu!” Ia juga menambahkan bahwa pidato presiden yang dinanti akan menjadi “Donald J. Trump klasik.” Pernyataan yang pada awalnya mungkin dianggap sebagai kiasan atau lelucon ini, kini menjadi pusat perhatian setelah insiden yang sebenarnya terjadi.

Tragisnya, “tembakan” yang ia sebutkan benar-benar mengudara di lokasi acara. Insiden penembakan ini dilaporkan dilakukan oleh seorang pria berusia 31 tahun yang berasal dari California, mengubah suasana jamuan prestisius menjadi mencekam dan penuh ketegangan.

Beruntung, seorang anggota Dinas Rahasia AS selamat dari serangan berkat rompi antipeluru yang dikenakannya, meskipun ia tetap harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Presiden Trump sendiri dengan cepat mengonfirmasi bahwa ia dan seluruh anggota kabinetnya berada dalam kondisi aman, serta pelaku penembakan telah berhasil ditangkap oleh aparat keamanan.

Advertisements

Kehadiran Donald Trump pada jamuan tahunan White House Correspondents’ Association pada Sabtu (25/4) malam waktu setempat ini merupakan momen yang bersejarah, sekaligus yang pertama kalinya ia hadiri selama masa jabatannya sebagai Presiden AS. Momen penting ini sayangnya harus tercoreng oleh insiden tak terduga yang mengancam keselamatan banyak pihak.

Satu Orang Ditangkap

Menyusul insiden dramatis tersebut, Presiden AS Donald Trump segera mengumumkan bahwa satu orang telah ditangkap terkait penembakan di jamuan makan malam White House Correspondents’ di Washington pada Sabtu (25/4) malam.

Melalui unggahannya di Truth Social, Trump memberikan apresiasi tinggi kepada aparat keamanan, menulis, “Malam yang luar biasa di Washington. Dinas Rahasia dan aparat penegak hukum bekerja sangat baik. Mereka bertindak cepat dan berani. Penembak telah ditangkap.” Ungkapan ini menunjukkan respons cepat dan efektif dari tim keamanan dalam menghadapi situasi darurat.

Dalam pernyataan terpisah, Presiden Trump juga memastikan keamanan Wakil Presiden JD Vance, Ibu Negara Melania Trump, dan seluruh anggota kabinet, menegaskan bahwa mereka semua dalam keadaan selamat.

Ia menambahkan rencana untuk sesi informasi lebih lanjut, “Kami akan berbicara kepada Anda dalam setengah jam. Saya telah berbicara dengan semua pihak yang bertanggung jawab atas acara ini, dan kami akan menjadwalkannya kembali dalam 30 hari,” memberikan indikasi mengenai langkah-langkah selanjutnya pasca-insiden, termasuk kemungkinan penjadwalan ulang acara.

Dinas Rahasia AS juga merilis pernyataan resmi yang mengonfirmasi penangkapan satu individu terkait insiden tersebut.

Meskipun demikian, mereka menegaskan bahwa “Kondisi pihak yang terlibat belum diketahui, dan aparat penegak hukum masih mempelajari situasi,” menunjukkan bahwa penyelidikan mendalam masih terus berlangsung untuk mengungkap detail lengkap kejadian serta motif di balik penembakan ini.

Advertisements