
BABAUMMA – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) sukses menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk Tahun Buku 2025. Pertemuan ini menjadi momentum strategis perusahaan dalam menetapkan arah kebijakan, termasuk perombakan susunan pengurus hingga pembagian dividen bagi para pemegang saham.
Dalam agenda yang dihadiri oleh seluruh pemegang saham ini, terdapat tujuh poin utama yang dibahas untuk menjaga keberlanjutan bisnis perseroan. Deputy Corporate Secretary bank bjb, Sani Ikhsan Maulana, pada Rabu (29/4), mengungkapkan bahwa seluruh agenda telah disusun sesuai dengan regulasi yang berlaku, usulan pemegang saham utama, serta visi strategis korporasi.
Poin-poin krusial dalam RUPST tersebut meliputi persetujuan Laporan Tahunan, pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian, dan Laporan Pengawasan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2025. Selain itu, perseroan resmi menetapkan penggunaan laba bersih tahun buku 2025, termasuk pembagian dividen senilai total Rp 900 miliar, atau setara dengan Rp 85,54 per lembar saham.
Agenda lainnya mencakup penunjukan Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik untuk tahun buku 2025, pengkinian Recovery Plan (Rencana Aksi Pemulihan), serta perubahan anggaran dasar perseroan. Fokus khusus juga diberikan pada aspek teknologi informasi, yang mendasari keputusan perusahaan untuk melakukan restrukturisasi pada jajaran direksi agar lebih adaptif terhadap perkembangan strategis sektor perbankan digital.
Seluruh nama pengurus baru yang telah ditetapkan akan resmi memangku jabatan setelah mendapatkan persetujuan final dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Berikut adalah daftar susunan pengurus baru bank bjb:
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama Independen: Susi Pudjiastuti
Komisaris Independen: Novian Herodwijanto
Komisaris Independen: Eydu Oktain Panjaitan
Komisaris: Rudie Kusmayadi
Komisaris: Herman Suryatman
Komisaris: Tomsi Tohir
Direksi:
Direktur Utama: Ayi Subarna
Direktur Kepatuhan: Asep Dani Fadillah
Direktur Keuangan: Hana Dartiwan
Direktur Korporasi dan UMKM: Mulyana
Direktur Konsumer dan Ritel: Nunung Suhartini
Direktur Teknologi Informasi: Muhammad As’adi Budiman
Direktur Operasional: Herfinia
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, selaku pemegang saham pengendali, menegaskan bahwa jajaran pengurus baru tersebut dipilih karena kapasitas dan integritas mereka yang mumpuni. Termasuk penunjukan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, sebagai Komisaris Utama Independen yang diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi bank bjb.
Saya merekomendasikan orang-orang di bank bjb yang menurut penilaian saya memiliki integritas tinggi untuk mengawal masa depan perusahaan, ujar Dedi Mulyadi.
Ringkasan
Bank bjb telah sukses melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk Tahun Buku 2025 dengan agenda utama mencakup penetapan arah kebijakan, perombakan susunan pengurus, dan pembagian dividen. Dalam rapat tersebut, perseroan resmi menetapkan pembagian dividen sebesar Rp900 miliar atau setara dengan Rp85,54 per lembar saham bagi para pemegang saham.
Salah satu keputusan strategis dalam RUPST ini adalah penunjukan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, sebagai Komisaris Utama Independen yang baru. Selain perubahan dewan komisaris, perusahaan juga merombak jajaran direksi untuk memperkuat adaptasi terhadap perkembangan sektor perbankan digital, di mana seluruh susunan pengurus baru ini akan efektif menjabat setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).