Pengelola Pizza Hut (PZZA) tebar dividen Rp5 miliar, cek jadwalnya

JAKARTA — PT Sarimelati Kencana Tbk. (PZZA), perusahaan pengelola gerai Pizza Hut di Indonesia, resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025. Keputusan ini diambil menyusul keberhasilan perseroan mencatatkan laba bersih sepanjang tahun tersebut.

Advertisements

Corporate Secretary PZZA, Andromeda Tristanto, menyatakan bahwa pembagian dividen senilai total Rp5 miliar telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang berlangsung pada 29 April 2026. Dana tersebut diambil dari laba bersih perseroan tahun 2025.

“Perseroan akan membagikan dividen tunai untuk periode tahun buku 2025 kepada investor sebesar Rp5.000.000.000,” ujar Andromeda dalam keterbukaan informasi, Senin (4/5/2026).

Baca Juga: Pengelola Pizza Hut (PZZA) Berbalik Laba Rp24,75 Miliar pada 2025

Advertisements

Bagi para investor yang berminat, berikut adalah jadwal penting pembagian dividen PZZA yang perlu diperhatikan:

  • Pasar Reguler dan Negosiasi: Tanggal cum dividen ditetapkan pada 8 Mei 2026, sedangkan ex dividen jatuh pada 11 Mei 2026.
  • Pasar Tunai: Tanggal cum dividen jatuh pada 12 Mei 2026, dan ex dividen pada 13 Mei 2026.
  • Recording Date: Daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen akan dicatat pada 12 Mei 2026.
  • Pembayaran Dividen: Distribusi dividen tunai kepada investor dijadwalkan dilakukan pada 3 Juni 2026.

Andromeda menambahkan bahwa pihak manajemen telah berkoordinasi secara intensif dengan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), serta Biro Administrasi Efek untuk memastikan proses pembayaran berjalan lancar. Manajemen juga menegaskan bahwa pembagian dividen ini tidak akan mengganggu kelangsungan kegiatan operasional perusahaan ke depannya.

Baca Juga: Pengelola Pizza Hut (PZZA) Dirikan Anak Usaha Baru, Masuk Bisnis Bakery

Sebagai catatan, kinerja keuangan PZZA sepanjang tahun 2025 menunjukkan pemulihan yang solid dengan raihan laba bersih sebesar Rp24,75 miliar. Selain itu, perseroan memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp109,89 miliar, dengan posisi total ekuitas mencapai Rp1,03 triliun hingga akhir Desember 2025.

Baca Juga: Pizza Hut (PZZA) Beberkan Strategi Hadapi Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

Keputusan pembagian dividen ini menjadi sinyal positif bagi para pemegang saham di tengah upaya perusahaan memperkuat posisinya di industri restoran cepat saji nasional.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Ringkasan

PT Sarimelati Kencana Tbk. (PZZA), pengelola gerai Pizza Hut di Indonesia, resmi membagikan dividen tunai sebesar Rp5 miliar untuk tahun buku 2025. Keputusan ini didasarkan pada perolehan laba bersih perusahaan yang mencapai Rp24,75 miliar sepanjang tahun tersebut, yang telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 29 April 2026.

Jadwal pembagian dividen mencakup tanggal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 8 Mei 2026, dengan pembayaran dividen dijadwalkan berlangsung pada 3 Juni 2026. Manajemen memastikan bahwa aksi korporasi ini tidak akan mengganggu kelangsungan operasional perusahaan dan menjadi sinyal positif bagi para pemegang saham.

Advertisements