Aksi Prabowo Pakai Mobil Maung di KTT ASEAN Tuai Pujian Internasional

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, mengungkapkan alasan di balik keputusan Presiden Prabowo Subianto menggunakan mobil dinas Maung selama rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-48 di Filipina pekan ini. Menurut Sugiono, langkah Presiden tersebut menuai respons positif dari berbagai pihak.

Advertisements

Kendaraan taktis ringan produksi dalam negeri ini digunakan untuk menjemput kedatangan Presiden Prabowo di Cebu, Filipina, sekaligus menjadi moda transportasi utama selama beliau menghadiri seluruh rangkaian agenda KTT. Selain itu, Maung juga digunakan saat mengantar Presiden menuju Bandara Mactan Benito Ebuen untuk bertolak kembali ke tanah air.

Sugiono menyatakan bahwa penggunaan mobil ini merupakan wujud kebanggaan nasional. “Ini adalah bentuk kebanggaan bahwa kita mampu memproduksi mobil yang digunakan sejak Bapak dilantik sebagai Presiden,” ujar Sugiono saat ditemui di Cebu, Filipina, Sabtu (9/5). Baginya, mampu hadir dalam forum internasional menggunakan peralatan produksi bangsa sendiri adalah pencapaian yang membanggakan.

Ini menjadi kali pertama Presiden Prabowo membawa serta Maung dalam kunjungan kerja ke luar negeri. Sepanjang KTT ASEAN ke-48, kendaraan tersebut secara penuh digunakan untuk mendukung mobilitas orang nomor satu di Indonesia tersebut. Sugiono menambahkan bahwa rekan-rekan sejawatnya di forum internasional memberikan tanggapan yang baik terhadap penampilan kendaraan tersebut.

Advertisements

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjelaskan bahwa penggunaan Maung merupakan representasi dari kemajuan industri pertahanan dalam negeri yang terus berkembang pesat. Teddy mengungkapkan bahwa pengembangan Maung telah dirintis sejak Prabowo masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan, dengan total produksi di Pindad yang kini telah mencapai 3.200 unit.

“Kendaraan ini telah digunakan untuk berbagai operasi dan kebutuhan dalam negeri. Presiden Prabowo pun secara rutin memakainya sejak dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2024,” ungkap Teddy dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (9/5).

Lebih lanjut, Teddy menegaskan bahwa kehadiran Maung di KTT ASEAN ke-48 melampaui fungsi transportasi semata. Kendaraan ini menjadi simbol kemandirian bangsa, kepercayaan diri nasional, serta cerminan kemajuan teknologi industri Indonesia di mata dunia. Bagi pemerintah, Maung kini telah bertransformasi menjadi simbol diplomasi yang memperkuat posisi Indonesia di kancah global.

Ringkasan

Presiden Prabowo Subianto menggunakan mobil taktis Maung produksi PT Pindad sebagai kendaraan resmi selama menghadiri KTT ASEAN ke-48 di Filipina. Langkah ini mendapatkan respons positif dari komunitas internasional dan dianggap sebagai wujud kebanggaan nasional serta pencapaian membanggakan bagi Indonesia di forum global.

Penggunaan Maung dalam kunjungan kenegaraan tersebut merepresentasikan kemajuan pesat industri pertahanan dalam negeri yang kini telah memproduksi ribuan unit. Lebih dari sekadar alat transportasi, kendaraan ini menjadi simbol kemandirian bangsa dan diplomasi Indonesia yang menunjukkan kepercayaan diri serta kapabilitas teknologi di mata dunia.

Advertisements