Target Prabowo: Bangun 1.385 Kampung Nelayan Modern hingga 2026

Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintahnya menargetkan penyelesaian 1.386 Desa Nelayan Merah Putih di seluruh Indonesia pada Desember 2026. Presiden mengatakan program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Advertisements

“Pada Desember 2026, kami akan meresmikan 1.386 desa nelayan di seluruh Indonesia. Mudah-mudahan, desa nelayan dapat segera dibangun di Miangas,” katanya saat kunjungan kerja ke Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada Sabtu (9/5).

Prakira menekankan bahwa sektor perikanan telah menjadi salah satu prioritas pemerintah tahun ini. “Kami akan meningkatkan kondisi kehidupan nelayan di seluruh Indonesia secara besar-besaran mulai tahun ini,” katanya.

Ia mengatakan pembangunan desa nelayan akan dilakukan dengan cepat. Selama kunjungan tersebut, pemerintah juga menyerahkan sebuah kapal penangkap ikan berbobot 15 ton dengan kapasitas awak sekitar lima orang kepada nelayan setempat.

Advertisements

Baca juga:

  • Prabowo akan Berikan Bantuan 1.582 Kapal Ikan Melalui Program Kampung Nelayan
  • AHY Janjikan Relokasi Nelayan yang Terdampak Proyek Giant Sea Wall
  • Pemerintah akan Bangun Seribu Kampung Nelayan Tahun Ini

Selain kapal tersebut, Prabowo mengatakan pemerintah akan membangun desa nelayan khusus yang dilengkapi dengan fasilitas modern seperti penyimpanan dingin dan stasiun bahan bakar untuk nelayan.

Ia menekankan bahwa pembangunan akan dimulai tahun ini dan mendesak semua pihak untuk memastikan proyek tersebut selesai tepat waktu. Program Desa Nelayan Merah Putih diharapkan dapat memperkuat sektor kelautan sekaligus mendukung ketahanan pangan berbasis sumber daya laut.

Proyek ini dirancang untuk menciptakan sistem ekonomi terpadu yang mencakup penangkapan ikan, penyimpanan, pengolahan, dan pemasaran hasil laut dalam satu ekosistem.

Di lokasi proyek percontohan Samber Binyeri di Biak, Papua, produktivitas nelayan meningkat dari 5,35 ton menjadi 10,85 ton per tahun per nelayan, menandai peningkatan sebesar 101 persen. Hari yang dihabiskan di laut juga meningkat dari sembilan menjadi 13 hari, peningkatan sebesar 44 persen.

Advertisements