
Konglomerasi Grup Sinar Mas di bawah PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Daya Mas Agra Sejahtera atau Dian Solar mengebut langkah baru di bisnis energi surya. Hal itu ditandai dengan peluncuran Solar Innovation Hub.
Solar Innovation Hub merupakan sebuah pusat monitoring performa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) real-time yang didukung oleh teknologi FusionSolar dari Huawei Digital Power. Pada hari yang sama Dian Solar juga meresmikan beroperasinya kantor pusat barunya di lantai 16 Sinar Mas Land Plaza, Thamrin, Jakarta.
Direktur PT Daya Mas Agra Sejahtera Gisela Lesmana mengatakan melalui Solar Innovation Hub, perusahaan berkomitmen menjaga efisiensi operasional seluruh aset PLTS kami. Dukungan teknologi FusionSolar memungkinkan pemantauan real-time yang lebih akurat, sehingga setiap kendala di site dapat teratasi dengan cepat.
“Sinergi Dian Solar dan Huawei melalui teknologi FusionSolar ini menjadi fondasi bagi kami untuk terus mengakselerasi perluasan kapasitas, khususnya dalam pengembangan sistem O&M pada Battery Energy Storage System sekitar 25MWh di tahun ini,” ujar Gisela seperti dikutip Senin (11/5).
Dia Solar merupakan lini bisnis DSSA yang bergerak dalam pembangunan, penyediaan, pengelolaan, dan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Surya, serta solusi energi bersih berkelanjutan. Peresmian ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan DSSA, serta mitra strategis dari PT Huawei Tech Investment yang diwakili Lei Bing, Indonesia Smart PV Director dan PT Hua Sheng Energy yang diwakili Sebastian Gunawan, Head Operation and Business development Hua Sheng Energy.
Penguatan OperasionalSolar Innovation Hub berfungsi sebagai pusat kendali terintegrasi untuk memantau performa sistem energi secara akurat dan berbasis data (data-driven). Dengan wall-mounted monitoring system, Dian Solar kini memiliki visibilitas penuh terhadap operasional seluruh site proyek secara real-time.Optimalisasi operasional Solar Innovation Hub didukung oleh teknologi FusionSolar dari Huawei. Teknologi FusionSolar merupakan platform smart energy management yang telah banyak digunakan dalam pengembangan PLTS skala komersial dan industri. Melalui integrasi teknologi monitoring real-time, Smart PV Optimizer, serta fitur proteksi aktif seperti AFCI (Arc Fault Circuit Interruption), sistem ini memungkinkan pengelolaan energi yang lebih efisien, aman, dan responsif terhadap kondisi operasional di lapangan. Implementasi teknologi ini juga membantu memastikan performa PLTS tetap optimal sekaligus meningkatkan standar keamanan aset dan keandalan sistem secara menyeluruh.
Saat ini, teknologi monitoring FusionSolar tersebut telah dikembangkan di seluruh site Dian Solar yang tersebar di wilayah Indonesia.
Kolaborasi Strategis dan Target 25 MWh BESS
Seiring dengan strategi jangka panjang, Dian Solar dan Huawei memperkuat kolaborasi strategis melalui penandatanganan kerja sama pengembangan solusi Smart PV dan ekosistem energy storage terintegrasi di Indonesia. Sinergi ini menjadi bagian dari penguatan kesiapan Dian Solar dalam pengembangan Battery Energy Storage System (BESS).
Kolaborasi ini turut mengedepankan pengembangan Battery Energy Storage System (BESS) Huawei yang didukung oleh sistem Operation & Maintenance (O&M) digital berbasis real-time monitoring. Dengan begitu memungkinkan proses pemantauan, analisis performa, dan pengecekan sistem dilakukan kapan saja tanpa harus datang langsung ke lokasi.
Implementasi teknologi ini diharapkan dapat mendukung pengembangan sistem manajemen energi yang lebih modern, efisien, dan responsif. Melalui penguatan kolaborasi ini, Dian Solar tidak hanya memperluas pengembangan solusi energi surya, tetapi juga membangun kesiapan menuju pengelolaan sistem energi terintegrasi yang lebih cerdas, aman, dan berkelanjutan.
Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen Dian Solar dalam menghadirkan solusi energi baru terbarukan (EBT) yang efisien, berkelanjutan, dan transparan bagi sektor industri di Indonesia.
Dian Solar adalah anak perusahaan DSSA bagian dari pilar energi dan infrastruktur Sinar Mas, yang fokus pada solusi energi baru dan terbarukan. Perusahaan menyediakan layanan terintegrasi mulai dari perencanaan, perizinan, konstruksi, hingga operasional sistem PLTS.
Adapun DSSA didirikan pada 1996 dan melantai di Bursa Efek Indonesia sejak 2009. DSSA adalah perusahaan energi dan infrastruktur terkemuka di Indonesia dan merupakan salah satu pilar bisnis Sinar Mas.
Saat ini, DSSA memiliki empat lini bisnis utama, yaitu pertambangan, energi baru dan terbarukan, infrastruktur digital dan teknologi, dan bahan kimia. Melalui entitas anaknya, DSSA menyediakan beragam produk dan layanan, termasuk batu bara, listrik, layanan TV berbayar, layanan internet, layanan pusat data, dan bahan kimia.