
Shopee Indonesia kembali menggelar Apresiasi Jurnalistik Shopee UMKM PATEN 2026. Ajang penghargaan bergengsi bagi insan pers ini hadir untuk mengabadikan jejak inspiratif para pelaku ekonomi digital, mulai dari pemilik merek lokal yang sukses naik kelas hingga konten kreator yang membuat ekosistem perdagangan elektronik di Tanah Air kian dinamis.
Lebih dari sekadar kompetisi, agenda ini mengusung misi besar untuk mengangkat wajah baru ekonomi Indonesia. Media memiliki peran krusial sebagai ujung tombak dalam menyebarkan narasi optimisme mengenai bagaimana teknologi berhasil mentransformasi UMKM menjadi penggerak utama ekonomi negara.
Deputy Director of Public Affairs Shopee Indonesia, Radynal Nataprawira, menyatakan bahwa Apresiasi Jurnalistik Shopee UMKM PATEN 2026 merupakan program rutin hasil kolaborasi antara Shopee Indonesia dan Kementerian UMKM. Menurutnya, penetrasi teknologi e-commerce selama satu dekade terakhir telah memicu desentralisasi aktivitas bisnis yang signifikan di Indonesia.
Dalam lanskap ekonomi yang terus berubah, media berperan penting dalam mendokumentasikan transformasi UMKM kepada masyarakat luas. Lewat karya jurnalistik, publik dapat melihat secara nyata bagaimana teknologi membuka peluang baru bagi wirausahawan lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara lebih merata.
“Kami percaya media adalah saksi penting yang mengikuti jatuh bangunnya pengusaha lokal dalam merintis bisnis dari nol hingga sukses. Itulah alasan kami mengajak rekan-rekan jurnalis untuk merangkai cerita perjuangan UMKM di berbagai pelosok daerah, agar masyarakat dapat menyaksikan langsung bahwa transformasi digital benar-benar menghidupkan ekonomi rakyat,” ujar Radynal dalam keterangan resmi, Jumat (22/5).
Platform digital kini tidak hanya menyederhanakan urusan transaksi dan logistik, tetapi juga meruntuhkan hambatan akses pasar. Kini, pengusaha mikro dan kecil memiliki peluang yang setara untuk bersaing di panggung yang sama dengan pemain besar. Perkembangan tren perdagangan digital pun turut membuka model bisnis baru yang menjanjikan, seperti live shopping dan affiliate marketing.
Total Hadiah Ratusan Juta Rupiah
Tahun ini, Apresiasi Jurnalistik Shopee 2026 mengusung tema besar “Wajah Baru Ekonomi Indonesia melalui UMKM dan Platform Digital”. Subtema yang diangkat meliputi digitalisasi UMKM, afiliasi, ekspor produk lokal, pencegahan hoaks, hingga keamanan digital sebagai bagian dari dinamika ekosistem ekonomi saat ini.
Sebagai bentuk apresiasi atas karya jurnalistik terbaik, Shopee menyiapkan total hadiah mencapai ratusan juta rupiah. Kompetisi ini terbagi ke dalam empat kategori: media cetak, media online, audio visual, dan fotografi.
Penilaian karya akan dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari tokoh-tokoh kompeten, yakni Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM RI Temmy Satya Permana, Ketua Dewan Pengurus Forum Pemimpin Redaksi Retno Pinasti, Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wahyu Dhyatmika, Pewarta Foto Associated Press Achmad Ibrahim, serta Deputy Director of Public Affairs Shopee Indonesia Radynal Nataprawira.
“Shopee menantikan karya orisinal dari rekan-rekan jurnalis di seluruh Indonesia. Tahun lalu, salah satu pemenang berasal dari Nusa Tenggara Timur. Bukan tidak mungkin, tahun ini akan muncul karya yang lebih inspiratif dari Papua, Aceh, Kalimantan, maupun daerah lainnya,” tambah Radynal.
Karya yang dapat diikutsertakan adalah karya yang telah dipublikasikan di media massa pada periode 1 Oktober 2025 hingga 31 Agustus 2026. Batas akhir pengumpulan karya adalah 31 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB melalui tautan https://shp.ee/yF4cFRbT.
Ringkasan
Shopee Indonesia kembali menyelenggarakan Apresiasi Jurnalistik Shopee UMKM PATEN 2026 dengan tema “Wajah Baru Ekonomi Indonesia melalui UMKM dan Platform Digital”. Program kolaborasi dengan Kementerian UMKM ini bertujuan mengapresiasi karya jurnalistik yang mendokumentasikan transformasi UMKM lokal melalui pemanfaatan teknologi digital dan e-commerce. Kompetisi ini terbuka untuk insan pers dalam kategori media cetak, media online, audio visual, dan fotografi dengan total hadiah mencapai ratusan juta rupiah.
Karya yang dapat diikutsertakan adalah tulisan atau konten yang telah dipublikasikan di media massa pada periode 1 Oktober 2025 hingga 31 Agustus 2026. Seluruh karya akan dinilai oleh dewan juri kompeten dari kementerian, organisasi media, hingga praktisi profesional. Jurnalis dapat mendaftarkan karya terbaik mereka melalui tautan resmi shp.ee/yF4cFRbT paling lambat pada 31 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.