IHSG Menguat 1,1% ke 6.162, Melaju Seirama dengan Bursa Asia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan pemulihan yang impresif pada perdagangan Jumat (22/5). Meski sempat dibuka melemah tajam sebesar 2,02 persen ke level 5.972 di awal sesi, indeks utama bursa domestik ini mampu bangkit dan menutup hari di zona hijau.

Advertisements

Merujuk pada data Stockbit, IHSG berbalik arah dengan kenaikan yang signifikan. IHSG ditutup menguat 67,1 poin atau setara 1,11% ke level 6.162,045. Tren positif ini juga diikuti oleh indeks LQ45 yang mencatatkan kenaikan sebesar 0,66%, mengukuhkan posisinya di angka 620,444.

Aktivitas perdagangan hari ini terpantau cukup ramai dengan total nilai transaksi mencapai Rp19,83 triliun. Secara keseluruhan, terdapat 39,35 miliar lembar saham yang berpindah tangan dengan frekuensi perdagangan mencapai 1,96 juta kali transaksi.

Daftar Saham Pilihan

Advertisements

Dalam dinamika pasar hari ini, beberapa saham berhasil mencatatkan performa terbaik (Top Gainers), di antaranya:

  • DFAM (Dafam Property Indonesia) naik 31 poin (28,44%) ke harga 140.
  • CTBN (Citra Tubindo) naik 1150 poin (25,00%) ke harga 5.750.
  • PBSA (Paramita Bangun Sarana) naik 170 poin (25,00%) ke harga 850.
  • TALF (Tunas Alfin) naik 155 poin (24,80%) ke harga 780.
  • MDKA (Merdeka Copper Gold) naik 540 poin (24,77%) ke harga 2.720.

Sementara itu, saham yang masuk dalam jajaran Top Losers meliputi:

  • PGLI (Pembangunan Graha Lestari Indah) turun 31 poin (14,90%) ke 177.
  • ASPR (Asia Pramulia) turun 50 poin (14,79%) ke 288.
  • BOBA (Formosa Ingredient Factory) turun 46 poin (14,56%) ke 270.
  • LCKM (LCK Global Kedaton) turun 24 poin (14,55%) ke 141.
  • APIC (Pacific Strategic Financial) turun 225 poin (14,33%) ke 1.345.

Di sisi lain, saham dengan nilai transaksi terbesar (Top Value) dipimpin oleh BBCA senilai Rp1,70 triliun, disusul oleh BUMI (Rp1,12 triliun), MDKA (Rp807,84 miliar), BMRI (Rp771,88 miliar), dan BRPT (Rp716,39 miliar). Adapun saham dengan volume perdagangan tertinggi (Top Volume) dirajai oleh BUMI dengan 65,62 juta lembar saham.

Pergerakan Kurs Rupiah

Berbanding terbalik dengan performa IHSG, nilai tukar rupiah terpantau melemah pada penutupan sore ini. Rupiah berakhir di level Rp17.700 per dolar AS, terdepresiasi 32 poin atau 0,18% dari harga pembukaan pagi tadi yang berada di posisi Rp17.668 per dolar AS.

Sentimen Bursa Asia

Berbeda dengan pasar domestik yang mengalami volatilitas, bursa di kawasan Asia secara keseluruhan bergerak kompak di zona positif. Berdasarkan data dari Stockbit dan Yahoo Finance, berikut adalah kinerja indeks regional utama:

  • Indeks Nikkei 225 (Jepang) naik 2,67% ke 63.339,07.
  • Indeks Hang Seng (Hong Kong) naik 0,86% ke 25.606,03.
  • Indeks SSE Composite (China) naik 0,87% ke 4.112,90.
  • Indeks Straits Times (Singapura) naik 0,41% ke 5.066,37.

Ringkasan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit dari tekanan awal perdagangan dan ditutup menguat 1,11% ke level 6.162,04 pada Jumat (22/5). Kinerja positif ini didorong oleh aktivitas perdagangan yang ramai dengan total nilai transaksi mencapai Rp19,83 triliun serta selaras dengan penguatan bursa di kawasan Asia.

Meskipun IHSG mencatatkan performa impresif, nilai tukar rupiah justru mengalami pelemahan sebesar 0,18% ke posisi Rp17.700 per dolar AS. Pergerakan pasar hari ini diwarnai oleh dominasi kenaikan saham-saham pilihan, sementara saham BBCA mencatatkan nilai transaksi terbesar di bursa domestik.

Advertisements