BEI Rombak Papan Pencatatan, 26 Saham Resmi Naik Kelas

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali melakukan penyegaran daftar emiten melalui evaluasi rutin papan pencatatan saham. Dalam pengumuman resminya, otoritas bursa merotasi sebanyak 44 emiten ke papan pencatatan yang baru, menyesuaikan dengan kondisi fundamental dan kinerja terkini perusahaan tersebut.

Advertisements

Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1 BEI, Vera Florida, menyatakan bahwa keputusan perpindahan papan pencatatan ini telah resmi diumumkan pada 20 Mei 2026. Secara rinci, sebanyak 26 emiten berhasil naik kelas ke papan utama, sementara 16 emiten lainnya harus turun ke papan pengembangan. Selain itu, dua perusahaan sektor teknologi resmi dipindahkan dari papan ekonomi baru ke papan pengembangan.

Dinamika Perubahan Papan Pencatatan

Perpindahan emiten ini mencerminkan dinamika yang terjadi di pasar modal. Papan utama yang merupakan kategori tertinggi di BEI, kini kedatangan pemain baru dengan fundamental yang dinilai kuat. Di antaranya adalah PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) milik konglomerat Prajogo Pangestu, serta PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM) dan PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR).

Advertisements

Papan utama diperuntukkan bagi perusahaan dengan kapitalisasi pasar besar serta memiliki rekam jejak keuangan dan bisnis yang stabil. Di sisi lain, papan pengembangan ditujukan bagi perusahaan yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan menjanjikan, namun belum sepenuhnya memenuhi kriteria ketat untuk berada di papan utama.

Sementara itu, dua emiten sektor teknologi, yakni PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan PT Global Digital Niaga Tbk (BELI), kini menempati papan pengembangan setelah sebelumnya berada di papan ekonomi baru. Sebagai informasi, papan ekonomi baru diluncurkan BEI sejak 2022 sebagai wadah khusus bagi perusahaan berbasis teknologi dan ekonomi digital.

Dalam evaluasi terbaru ini, beberapa emiten seperti PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID), PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), PT Sinarmas Multiartha Tbk (SMMA), hingga PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) tercatat mengalami penurunan kelas dari papan utama ke papan pengembangan.

Daftar Saham yang Naik Kelas ke Papan Utama:

  1. PT Akasha Wira International Tbk (ADES)
  2. PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO)
  3. PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG)
  4. PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR)
  5. PT Bank Mestika Dharma Tbk (BBMD)
  6. PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR)
  7. PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT)
  8. PT Central Omega Resources Tbk (DKFT)
  9. PT Diamond Food Indonesia Tbk (DMND)
  10. PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT)
  11. PT FKS Multi Agro Tbk (FISH)
  12. PT Galva Technologies Tbk (GLVA)
  13. PT Gozco Plantations Tbk (GZCO)
  14. PT DFI Retail Nusantara Tbk (HERO)
  15. PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD)
  16. PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT)
  17. PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK)
  18. PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (MASB)
  19. PT Merck Tbk (MERK)
  20. PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU)
  21. PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM)
  22. PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT)
  23. PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY)
  24. PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN)
  25. PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO)
  26. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)

Daftar Saham yang Turun ke Papan Pengembangan:

  1. PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK)
  2. PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA)
  3. PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID)
  4. PT GTS Internasional Tbk (GTSI)
  5. PT Greenwood Sejahtera Tbk (GWSA)
  6. PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS)
  7. PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE)
  8. PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP)
  9. PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI)
  10. PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL)
  11. PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR)
  12. PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT)
  13. PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS)
  14. PT Sinarmas Multiartha Tbk (SMMA)
  15. PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ)
  16. PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMMU)

Daftar Saham Pindah dari Papan Ekonomi Baru ke Papan Pengembangan:

  1. PT Global Digital Niaga Tbk (BELI)
  2. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)

Ringkasan

Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi melakukan evaluasi rutin terhadap papan pencatatan saham yang diumumkan pada 20 Mei 2026. Sebanyak 44 emiten mengalami rotasi, dengan rincian 26 perusahaan berhasil naik kelas ke papan utama, 16 perusahaan turun ke papan pengembangan, dan dua perusahaan sektor teknologi berpindah dari papan ekonomi baru ke papan pengembangan.

Perpindahan ini didasarkan pada penyesuaian fundamental dan kinerja terkini masing-masing emiten. Papan utama kini diisi oleh perusahaan dengan kapitalisasi pasar besar dan rekam jejak stabil, seperti PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dan PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR), sementara emiten teknologi seperti GOTO dan BELI kini menempati papan pengembangan.

Advertisements