Indeks Bisnis-27 Menguat, Saham AMRT, MEDC, dan MIKA Jadi Pendorong Utama

JAKARTA – Indeks Bisnis-27 menutup sesi perdagangan hari ini, Selasa (2/6/2026), di zona hijau. Kinerja indeks yang merupakan hasil kolaborasi antara Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Harian Bisnis Indonesia ini tercatat menguat sebesar 0,71% ke level 427,60.

Advertisements

Berdasarkan data BEI, dari total 27 saham konstituen yang ada, sebanyak 11 saham berhasil mencatatkan penguatan, 13 saham mengalami pelemahan, sementara 3 saham lainnya ditutup stagnan. Pergerakan positif indeks hari ini ditopang oleh performa gemilang sejumlah emiten unggulan.

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) memimpin barisan penguat dengan kenaikan signifikan sebesar 20,00% ke level Rp1.380. Tren positif ini diikuti oleh PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) yang menguat 8,30% ke Rp1.305, PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA) yang naik 4,94% ke Rp1.700, serta PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) yang terapresiasi 3,64% ke Rp1.280.

Selain emiten-emiten tersebut, sektor perbankan dan komoditas turut memberikan dorongan bagi indeks. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menguat 3,05% ke Rp3.040, disusul oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) sebesar 2,21% ke Rp4.170, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) sebesar 2,19% ke Rp5.825, dan PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) yang naik 2,07% ke Rp2.960.

Advertisements

Di sisi lain, tekanan jual menekan sejumlah saham lainnya, yang menahan laju indeks lebih lanjut. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) melemah 4,92% ke posisi Rp4.060, diikuti PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) yang terkoreksi 4,23% ke Rp6.800, PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) turun 4,17% ke Rp161, dan PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) yang melemah 3,25% ke Rp745.

Koreksi juga membayangi saham-saham berkapitalisasi besar lainnya. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) turun 2,64% ke Rp2.950, PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) melemah 2,52% ke Rp580, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) turun 2,45% ke Rp2.390, dan PT Astra International Tbk. (ASII) terkoreksi 2% ke level Rp4.900.

Sebelumnya, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat diproyeksikan akan bergerak mendatar (sideways) di rentang 6.000 hingga 6.300 pada perdagangan hari ini. Tim riset MNC Sekuritas mencatat bahwa koreksi tipis yang terjadi pada akhir pekan lalu sebenarnya disertai dengan munculnya volume pembelian.

Sepanjang pekan lalu, indeks sempat melemah 0,56% dengan volume penjualan yang cenderung mengecil. Secara teknikal, posisi indeks saat ini dianalisis masih menjadi bagian dari wave v dari wave A dari wave (2) pada label hitam. MNC Sekuritas menambahkan bahwa area koreksi berikutnya berpotensi menguji level 5.899 yang menjadi area support kuat bagi indeks.

Untuk perdagangan hari ini, IHSG dipetakan memiliki level support di angka 5.996 dan 5.899. Sementara itu, untuk level resistance berada di kisaran 6.318 dan 6.459.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas segala kerugian maupun keuntungan yang timbul akibat keputusan investasi yang diambil pembaca.

Ringkasan

Indeks Bisnis-27 berhasil mencatatkan penguatan sebesar 0,71% ke level 427,60 pada penutupan perdagangan Selasa, 2 Juni 2026. Kinerja positif ini didorong oleh kenaikan signifikan saham-saham unggulan seperti AMRT yang naik 20,00%, disusul oleh MEDC, MIKA, serta penguatan di sektor perbankan seperti BBRI, BMRI, dan BBCA.

Meskipun indeks menguat, sebanyak 13 saham konstituen mengalami pelemahan, termasuk tekanan jual pada saham CPIN, ICBP, dan TLKM. Pergerakan pasar ini terjadi di tengah proyeksi awal IHSG yang diperkirakan cenderung bergerak mendatar dengan titik support kuat berada di level 5.899.

Advertisements