
Bank Pembangunan Nasional Brasil, BNDES, membuat gebrakan dengan meluncurkan dana investasi berfokus iklim senilai 5 miliar real Brasil (sekitar Rp 15,07 triliun). Dana ini merupakan yang terbesar dalam sejarah BNDES dan ditargetkan untuk memicu investasi total hingga 18 miliar real (sekitar Rp 54,4 triliun), menunjukkan komitmen kuat Brasil terhadap transisi energi hijau di bawah kepemimpinan Presiden Luiz InĂ¡cio Lula da Silva.
Langkah berani ini selaras dengan upaya global untuk mengatasi perubahan iklim dan sekaligus meningkatkan profil Brasil di panggung internasional. Investasi sebesar Rp 15,07 triliun dari BNDES diharapkan mampu menarik investasi swasta hingga Rp 39,18 triliun. Sumber dana ini akan dialokasikan untuk berbagai proyek berkelanjutan, meliputi dekarbonisasi industri, transisi energi terbarukan, pertanian berkelanjutan, restorasi ekosistem, dan konservasi hutan.
Dana investasi iklim ini membuka peluang bagi investor domestik maupun internasional untuk berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan di Brasil. Periode pengajuan proposal pendanaan dibuka hingga 20 Oktober 2024, dengan pengumuman hasil yang direncanakan pada Januari 2026. Menariknya, sejumlah perusahaan investasi internasional ternama seperti TPG, Brookfield, dan BlackRock telah didekati selama tahap penjajakan pasar, menunjukkan minat yang signifikan terhadap inisiatif ambisius ini.
Program ini tidak hanya menjadi tonggak sejarah bagi BNDES, tetapi juga sebagai bukti komitmen serius Brasil dalam mempercepat transisi menuju ekonomi hijau dan memperdalam pasar modal domestik. Dengan skala pendanaannya yang luar biasa, dana investasi iklim ini berpotensi besar untuk mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Brasil, sekaligus berkontribusi pada upaya global dalam mengatasi perubahan iklim.
Ringkasan
Bank Pembangunan Nasional Brasil (BNDES) menginvestasikan 5 miliar real Brasil (Rp 15,07 triliun) untuk dana investasi iklim, yang terbesar dalam sejarah BNDES. Dana ini bertujuan untuk menarik investasi total hingga 18 miliar real (Rp 54,4 triliun) dan akan dialokasikan untuk proyek-proyek berkelanjutan seperti dekarbonisasi, energi terbarukan, dan konservasi hutan.
Investasi ini menunjukkan komitmen Brasil terhadap transisi energi hijau dan menarik minat investor internasional seperti TPG, Brookfield, dan BlackRock. Proposal pendanaan dapat diajukan hingga Oktober 2024, dengan pengumuman hasil pada Januari 2026. Program ini diharapkan mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Brasil.